Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Evaluasi Pembelajaran IPS “MAPS” dengan Game Web Browser Based Learning untuk siswa SMP Eko Putro, Santi Dwi Retno; Adi, Khofifatu Rohmah; Ratnawati, Nurul
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 8, No 1 (2021): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v8i1.12266

Abstract

Purpose of this research is to produce Social Studies Learning Evaluation Media “MAPS”. This media is designed with a web browser-based learning game for junior high school students, testing their feasibility and practicality. This study adopts seven stages of research and development by Borg and Gall: (1) Analysis of potentials and problems, (2) data collection, (3) product design, (4) design validation, (5) design revisions, (6) product trials, (7) final product revisions. The subjects of this study are social studies teacher and 31 students VII.6 students of State Junior High School 23 Malang with data collection instruments in the form of questionnaires. The feasibility test results that have been conducted, show an average score of 3.71 for material validation, 3.5 for validation of IPS learning evaluation, and 3.87 for media validation. Based on the average value, social studies learning evaluation media "MAPS" is declared "Very Feasible" to use. The media practicality test was conducted based on the response of the test subject. Practicality test results showed a percentage of 97.5% for teacher response results and 87.66% for student response results. Based on the percentage of user response, social studies learning evaluation media "MAPS" can be declared "Very Practical" to use.
Sign System as Visual Communication for SMEs in Malang Idris, Idris; Purnomo, Agus; Adi, Khofifatu Rohmah
International Journal of Community Service Learning Vol 6, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i1.41476

Abstract

Small and Medium Enterprises (SMEs) is one of the fields whose presence can help the regional or national economy. SMEs also have an influence on the absorption of labor. This paper aims to to develop a sign system as a visual communication in the Tasik Madu area. This service is carried out through several stages, Pre-Activity, Implementation of Activities and Post-Activities. Pre-activities are carried out by starting a survey of the location where the sign system will be installed, after finding the location for the installation of road signs, the next thing to do is to design a road sign design and place an order for a sign system. Then, there is the implementation of activities whose activities include the installation of a sign system at a predetermined location. This activity was carried out by students, lecturers as well as representatives of local environmental officials. The last stage is post-activity whose activities include closing and compiling community service reports. The development of the sign system is expected to be a visual communication so that it is easier for visitors to find the location of each woven craftsman in Tasik Madu.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA 4.0 UNTUK MENINGKATKAN INOVASI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI SMP NEGERI 1 PAKIS KABUPATEN MALANG Wahyuningtyas, Neni; Adi, Khofifatu Rohmah; Ratnawati, Nurul; Nantana, M. Gebryna Rizki; Sari, Ninik Yustina; Dwi Rosita, Febty Andini
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.743 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.38772

Abstract

 Perkembangan abad 21 memberikan tuntutan dan tantangan pada pencapaian kompetensi siswa. Pencapaian tujuan kompetensi generasi abad 21 diterapkan dalam kurikulum 2013 berbasis Teknologi Informasi (TI). Perkembangan TI yang pesat memberikan dorongan terhadap kebutuhan media pembelajaran yang inovatif. Keterampilan guru dalam penggunaan TI akan memberikan pengaruh besar dalam proses pembelajaran digital di sekolah. Permasalahan yang saat ini sering terjadi tidak semua guru mampu mengoperasikan media digital dengan baik. Salah satu sekolah yang mengalami kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran daring (jarak jauh) yaitu SMP Negeri 1 Pakis Kabupaten Malang. Sebagian besar guru disini merupakan guru sepuh yang mengalami kesulitan karena faktor usia. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini yaitu persiapan (analisis situasi dan kebutuhan), pelaksanaan dan evaluasi program. Peserta mendapatkan modul pelatihan untuk memudahkan dalam praktikum. Adapun indikator keberhasilan kegiatan ini dilihat dari respon positif peserta melalui evaluasi yang diberikan. Evaluasi kegiatan juga dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh peserta.Kata kunci: Teknologi informasi, Inovasi pembelajaran, Media pembelajaran
Explorative Study of M-Commerce As a Small Business Innovation Strategy Idris Idris; Khofifatu Rohmah Adi; Agung Wiradimadja
Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) Vol. 6 No. 2 (2020): IJBE, Vol. 6 No. 2, May 2020
Publisher : School of Business, IPB University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/ijbe.6.2.136

Abstract

MSMEs have proven to be part of the national economic backbone and have survived the economic crisis that has occurred in Indonesia. However, MSMEs are required to continue to innovate in their business strategies in the rapid disruption of business. The purpose of this study is to explore the role of m-commerce in MSMEs' business innovation strategies. By a qualitative descriptive approach, this study conducted at the Tempe Chips Center in Sanan in Malang as a case study. This study used primary (informants) and secondary (works of literature) data as sources of data and collected by using observation, interview, and documentation and used purposive sampling in determining the informants. Triangulation tests carried out in order to check data from various sources in various ways and times. This study found that the use of social media and the marketplace as one of MSMEs' business strategies in marketing products is still less than optimal. Although almost all MSMEs businesses use the Whatsapp application in their business transaction processes, only a few are expanding the market through other media. In general, MSMEs are familiar with social media and the marketplace, but few of them can optimize it in marketing their products. Keywords: m-commerce, business strategy, business innovation, MSMEs
MEMBANGUN KOLEGIALITAS CALON GURU IPS MELALUI LESSON STUDY Neni Wahyuningtyas; Nurul Ratnawati; Khofifatu Rohmah Adi
Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 9, No 2 (2015): Desember
Publisher : Jurnal Sejarah dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.923 KB) | DOI: 10.17977/sb.v9i2.5004

Abstract

Abstrak: Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan upaya dalam membangun kolegialitas calon guru IPS melalui Lesson Study. LS dapat membantu calon guru IPS dalam mencapai tujuan pembelajaran melalui kolegialitas. Hal ini sangat dimungkinkan mengingat dalam setiap tahapan LS mulai dari plan, do, sampai see selalu dilakukan secara kolaboratif antara peserta KPL (kajian & praktek Lapangan) dan dosen pendamping lapangan sehingga terjadi komunikasi intensif. Perencanaan yang dilakukan secara kolaboratif dapat menjadi modal utama untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih efektif. Selain itu dengan penerapan LS ini terjalin mutual learning, dimana peserta LS memiliki niat yang sama untuk menciptakan komunitas belajar. Kata-kata Kunci: Kolegialitas, Calon Guru IPS, Lesson Study.Abstract: this study tends to describe the effort in shaping collegiality between the prospective social studies teacher based on lesson study (LS). LS could help the prospective teacher to gain the learning outcomes through collegiality. This might be happened when the apprenticed student and the supervisor designs the plan, the do, and the see collaboratively. Therefore, the condition creates an intensive communication. The collaborative plan could be a main basis to create the effective teaching. In addition, the practice of LS would shape the mutual learning when the apprenticed students have the same purpose in creating learning communityKeywords: collegiality, prospective social studies teacher, Lesson Study
Membangun Kolegialitas Calon Guru Ipsmelalui Lesson Study Neni Wahyuningtyas; Nurul Ratnawati; Khofifatu Rohmah Adi
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.432 KB) | DOI: 10.17977/um020v9i22015p217-222

Abstract

DIGITAL DIVIDE PEREMPUAN INDONESIA Neni Wahyuningtyas; Khofifatu Rohmah Adi
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.732 KB)

Abstract

Abstrak: Kehadiran teknologi informasi dan komunikasi selama ini telah membawa perubahan bagi masyarakat. Hal itu membawa konsekuensi berupa masalah digital divide bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia. Selama ini peran perempuan dalam perkembangan teknologi informasi masih belum banyak jika dibandingkan dengan laki-laki. Ada beberapa faktor yang menyebabkan digital divide kaum perempuan yaitu tingkat ketrampilan dan pendidi-kan, masalah bahasa, keterbatasan waktu, adanya stereotipe seksi yang disematkan pada per-empuan sehingga mudah dilecehkan, dan norma budaya serta sosial yang berkembang. Meng-ingat pentingnya masalah ini, sudah saatnya untuk melakukan tindakan guna memastikan bahwa perempuan di Indonesia dapat mengaktifkan dirinya di era informasi. Adapun upaya untuk mem-persempit digital divide pada perempuan diantaranya literasi informasi, menghilangkan diskrimi-nasi gender, membangun kebijakan dan budaya gender yang transformative, dan meningkatkan skill dan kompetensi dengan Bimtek TIK.Kata kunci: teknologi komunikasi dan informasi, digital divide, perempuan IndonesiaAbstract: Information dan communication technology has bought changes in our society. Along with its development, many concequences occur in developing countries as well as Indonesia. Women role in the development of information and communication technology is lesser than men. There are many factor causing the digital divide of Indonesian women i.e. skill and education level, language problem, lack of time, sexist stereotype, social and cultural norms. Considering to this issue, it is important to take action to ensure women in Indonesia to be more active and involve in the development of information and communication technology. There are many ways to decrease the digital divide of Indonesian women i.e. information literacy, eliminating gender discrimination, transformative and gender responsive policy, increasing women skill and com-petency trough education and training.Key words: Information dan communication technology, digital devide, Indonesian women.
Pengembangan Media Pembelajaran IPS ASIAPP (Asean Interaction App) pada Materi Interaksi Antarnegara-Negara ASEAN SMP Kelas VIII Alvia Arifta Arifin; Khofifatu Rohmah Adi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i3.982

Abstract

Kegiatan pembelajaran memerlukan perencanaan dalam pelaksanaannya. Salah satu bagian yang harus direncanakan yaitu dengan menyiapkan media pembelajaran. Dalam hal ini, media pembelajaran yang dikembangkan akan membahas materi mengenai interaksi antar negara-negara ASEAN pada tingkatan kelas VIII SMP/MTs. Hal ini dikarenakan materi tersebut bersifat abstrak dan sulit dijangkau karena mencakup wilayah Asia Tenggara yang luas. Media dibutuhkan agar dapat memvisualisasikan bentuk konkret dari adanya interaksi yang terjalin tersebut. Media pembelajaran dibuat dengan menggunakan softwarevideoscribe yang dipadukan dengan aplikasi smart apps creator. Perpaduan ini kemudian akan menghasilkan produk akhir berupa aplikasi android bernama ASIAPP (ASEAN Interaction APP). Peneliti juga memilih topik ini dengan tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang layak pada materi interaksi antarnegara-negara ASEAN. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) berpedoman pada desain ADDIE. Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan skor sebesar 100 % untuk validasi pada sudut pandang materi, 87,5 % untuk validasi pada sudut pandang kebahasaan, serta 95 % untuk validasi pada sudut pandang media pembelajaran. Sedangkan uji coba yang dilakukan kepada calon pengguna memperoleh persentase skor total sebesar 87 %. Oleh karena itu, media pembelajaranASIAPP (ASEAN Interaction APP) termasuk ke dalam kategori media yang “sangat layak”untukdapat digunakan menjadi media pembelajaran IPS SMP/MTskelas VIII.
PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF BATIK REYOG BULKIYO DALAM MENDUKUNG DESA WISATA KEMLOKO KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR Nurul Ratnawati; I Nyoman Ruja; Neni Wahyuningtyas; Khofifatu Rohmah Adi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 4, No. 2, Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v4i2p55-61

Abstract

Desa Kemloko merupakan daerah dengan kekayaan alam dan budaya yang melimpah. Potensi inilah yang kemudian dieksplor dan dijadikan sebagai aset pengembangan Desa Wisata Kemloko. Potensi-potensi tersebut kemudian diklasifikasikan menjadi beberapa program wisata Desa Kemloko yang ditawarkan pada masyarakat umum. Dan saat ini Desa Kemloko sedang gencar-gencarnya mengembangkan desa wisata tersebut. Oleh sebab itu dukungan komoditi oleh-oleh khas atau cinderamata yang mampu memikat wisatawan sangat diperlukan. Salah satu karya seni khas yang telah ada di Desa Kemloko dan berpotensi untuk dijadikan oleh-oleh adalah kain batik reyog bulkiyo. Kain batik reyog bulkiyo ini telah mendapatkan hak paten yang diajukan oleh Pokdarwis Desa Kemoloko. Namun, jika dilihat dari desainnya, motif batik reyog bulkiyo masih tradisional, warna-warna yang kurang bervariasi sehingga kesannya monoton, cepat membosankan, kuno, dan tua. Ironis, ketika masyarakat memiliki potensi lokal yang bernilai ekonomis tetapi tidak dikembangkan. Berdasar permsalahan di atas, fokus kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang seputar batik, teknik membatik, dan bagaimana pengembangan motif batik kepada kelompok sasaran yaitu pokdarwis. Metode pelaksanaan untuk merealisasikan pemecahan masalah dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan tiga tahapan yaitu: 1) tahap persiapan meliputi penyusunan jadwal, peserta, tempat, bahan-bahan; 2) tahap pelaksanaan meliputi pelatihan dan pendampingan membatik; dan 3) tahap tindak lanjut meliputi perencanaan batik dan pengembangan produk unggulan. Hasil dari kegiatan ini berupa inovasi kain batik reyog bulkiyo baru dengan motif-motif baru. Kain batik pertama terdiri dari kombinasi 3 motif yaitu penari reyog bulkiyo, slompret, dan sinar rembulan. Sedangkan kain batik kedua terdiri dari dua motif yaitu motif penari reyog bulkiyo dan barong.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran dengan Program Autoplay untuk Guru-Guru SMPN 2 Balen Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro Fatiya Rosyida; Khofifatu Rohmah Adi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 1, No. 1, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.264 KB) | DOI: 10.17977/um032v0i0p21-29

Abstract

Junior high school teachers have a responsibility to improve the quality of learning. Improving the quality of learning is accompanied by the demands of the times. In the 21st century, information technology is growing rapidly. Therefore, they have to foster their knowledge. The problem in SMPN 2 Balen is most teachers have not used the learning media. Though learning media have the power in transferring information. One of the IT-based media that can be used in learning is autoplay. Learning media with autoplay will make the learning process interesting so that students can be motivated in learning. This is because the program can display text, images, sound and video. Seeing the problems described above, it is necessary to do activities that can improve the ability of teachers in developing and utilizing IT-based learning media, through training of making learning media with autoplay program. This devotion activity aims to help teachers SMPN 2 Balen in improving the quality of learning, especially related to the pedagogical competence of teachers about knowledge and skills in developing and applying media learning with Autoplay program. Training is conducted for 6 months divided into three stages: (1) planning stage, (2) stage of implementation, (3) evaluation phase. Results from activities in the form of learning media products with autoplay program.