Salah satu kompetensi kemampuan berpikir yang harus dimiliki siswa saat ini adalah kemampuan berpikir kreatif. Setiap siswa memiliki gaya kognitif serta tingkat kemampuan berpikir kreatif yang berbeda, perbedaan ini menceriminkan sejauh mana siswa mampu menyelesaikan soal dalam bentuk pemecahan masalah. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa yang bergaya kognitif field independent dalam memecahkan masalah bangun datar. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa pendekatan kualitatif berdesain fenomenologi. Subjek yang digunakan adalah dua siswa yang bergaya kognitif field independent berdasarkan nilai tertinggi dan terendah dari hasil test Grup Embended Figure Test (GEFT). Instrument yang digunakan berupa hasil observasi, tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan kemampuan berpikir kreatif siswa FI1 dalam memecahkan masalah matematis berada pada kategori tinggi, hal tersebut dilihat pada aspek memecahkan masalah pada tahap menyusun rencana cenderung tinggi, tahap mengerjakan cenderung tinggi, dan cenderung kurang memeriksa kembali hasil pekerjaan, sedangkan kemampuan berpikir kreatif siswa FI2 dalam memecahkan masalah cenderung tinggi, hal tersebut dilihat pada aspek pemecahan masalah pada tahap menyusun rencana cenderung tinggi, tahap mengerjakan cenderung tinggi, dan cenderung memeriksa kembali hasil pekerjaan.
Copyrights © 2023