Kota Malang terhubung dengan berbagai destinasi pariwisata dan dilengkapi oleh setidaknya 205 penginapan. Hal ini membuat sektor penginapan menjadi bisnis yang berpotensi menangkap peluang besar dari pariwisata. Pertumbuhan jumlah wisatawan di sisi lain menciptakan tantangan tersendiri dalam mengembangkan bisnis penginapan contohnya tekanan dari persaingan pasar yang ketat. Penginapan kini dituntut agar memberikan pelayanan terbaik demi mempertahankan kepuasan dan retensi pelanggan. Oleh karena itu, penggunaan framework lean management direkomendasikan untuk mengoptimalkan proses bisnis agar penginapan dapat bersaing dengan memberikan nilai terhadap tamu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi waste, merumuskan rekomendasi perbaikan, serta mengalkulasi manfaat yang berpotensi diterima pada proses bisnis Penginapan XYZ. Prinsip lean management khususnya teknik Value Stream Mapping (VSM) digunakan untuk mengeliminasi waste dan fokus pada aktivitas yang memberikan nilai. Analisis akar masalah memanfaatkan Root Cause Analysis (RCA) yaitu teknik 5 whys analysis yang didukung dengan pemodelan dan time analysis melalui Bizagi Modeler. Hasil penelitian mengidentifikasi empat jenis waste dalam proses bisnis Penginapan XYZ, yaitu waiting, extra-process, defect, dan inventory. Kalkulasi manfaat dari rekomendasi menunjukkan bahwa Penginapan XYZ berpotensi menghemat lead time hingga 38%, atau setara dengan 11,33 menit.
Copyrights © 2024