Suhu dan kelembapan udara merupakan parameter penting yang perlu dipantau dan dikendalikan setiap hari di laboratorium, terutama di ruang laboratorium patologi klinik. Hal ini karena perubahan parameter tersebut dapat mempengaruhi efektivitas dan kualitas bahan sensitif, serta kesehatan dan kenyamanan pengguna laboratorium. Namun, pengukuran manual parameter ini kurang akurat. Karena itu, diperlukan sistem yang dapat mengukur suhu dan kelembapan udara dan mengklasifikasikan kelayakan kondisi ruang laboratorium. Penelitian ini bertujuan menyelesaikan permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya. Sistem ini terdiri dari node master (receiver) dan node slave (sender) yang menggunakan NodeMCU ESP8266 dan sensor DHT22. Node slave bertugas mengirimkan akuisisi data sensor melalui ESP-NOW ke node master. Node master akan menerima data, mengakuisisi data sensor sendiri, dan selanjutnya mengklasifikasikannya menggunakan metode Naive Bayes untuk menentukan kelayakan kondisi ruang laboratorium. Informasi dan alarm akan diberikan jika kondisi tidak layak agar pengguna segera memperbaiki kondisi ruang laboratorium. Hasil yang diperoleh dari pengujian rata-rata error sensor DHT22 pada kedua node relatif rendah dan cukup akurat yaitu suhu 0,42% dan kelembapan 1,38% untuk node master, serta suhu 0,43% dan kelembapan 2,22% untuk node slave. Hasil dari pengujian akurasi metode Naïve Bayes sebesar 80% dengan 120 data latih dan 40 data uji serta waktu komputasi rata-rata 143,58 ms.
Copyrights © 2024