Balai Pemasyarakatan (BAPAS) adalah lembaga yang memiliki tugas untuk melaksanakan bimbingan kemasyarakatan pada klien pemasyarakatan. Klien pemasyarakatan adalah seseorang yang sedang dalam proses pembimbingan kemasyarakatan. Saat ini, BAPAS Kelas 1 Malang menggunakan tiga sistem utama dalam melakukan manajemen data klien yaitu Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), Google Spreadsheet, dan pencatatan secara manual di buku. Namun ketiga sistem tersebut masih belum memfasilitasi BAPAS Kelas 1 Malang dalam melakukan manajemen data dengan lebih efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan yang sesuai dengan permasalahan pengguna, merancang user experience dashboard dan modul pelaporan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam pengelolaan data klien, dan mengevaluasi desain solusi antarmuka pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Human Centered Design yang terfokus pada empat aspek utama yakni fokus pada manusia dan konteksnya, memahami dan menyelesaikan masalah dengan tepat, memahami sesuatu dengan kompleks dan saling berhubungan serta melakukan intervensi secara sederhana. Hasil pengujian rancangan desain menggunakan metode usability testing dan System Usability Scale (SUS) memperoleh skor aspek efektivitas sebesar 95,7%, aspek efisiensi sebesar 92,2%, dan aspek kepuasan sebesar 87 dengan adjektif “excellent”. Iterasi desain dilakukan sebanyak tiga kali sebelum pengujian desain solusi dan satu kali setelah pengujian yang digunakan untuk memperbaiki desain solusi sesuai dengan saran dan feedback pengguna.
Copyrights © 2024