Penemuan masalah di SMAN 3 Malang masih menerapkan metode ceramah dengan media PowerPoint yang kurang interaktif, serta kurangnya demonstrasi ketika pembelajaran menyebabkan peserta didik bosan dan mengantuk. Tujuan penelitian ingin mencari perbedaan hasil belajar antara problem based learning dengan direct instruction menggunakan Nearpod pada ranah kognitif, psikomotorik dan afektif hasil belajar Informatika peserta didik kelas X. Penelitian ini mengikutsertakan dua kelas yakni kelas X-G dan X-H dengan berjumlah 64 anak. Penelitian ini memanfaatkan metode penelitian kuantitatif eksperimen The Static Group Pretest-Posttest Design. Instrumen penelitian mencakup modul ajar, soal pretest dan posttest, lembar kerja peserta didik, dan lembar observasi afektif. Analisis data statistik antara lain uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menerapkan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil uji hipotesis nilai kognitif sebesar 11,71 dengan signifikansi 0,000. Nilai psikomotorik bernilai 2,76 dengan signifikansi 0,365 serta nilai afektif senilai 7,25 dengan signifikansi 0,000. Maka hasil belajar ranah kognitif. psikomotorik dan afektif ada perbedaan antara problem based learning dengan direct instruction menggunakan Nearpod.
Copyrights © 2024