JURNAL PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN
Vol 1, No 2 (2013)

PERBEDAAN ANTROPOMETRI DAN KONDISI FISIK ATLET PUTRI VOLI INDOOR PAPUA PADA PON XVII/2008 KALTIM DAN PON XVIII/2012 RIAU

Siahaan, Jonni ( Fakultas Ilmu Keolahragaa Universitas Cenderawasih)



Article Info

Publish Date
15 Mar 2016

Abstract

Perbedaan Antropometri Dan Kondisi Fisik Atlet Putri Voli Indoor Pada PON XVII/2008 Kaltim Dan PON XVIII/2012 Riau. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada perbedaan tinggi badan dan beberapa komponen kondisi fisik atlet putri voli indoor Papua pada PON XVII/2008 Kaltim dan PON XVIII/2012 Riau. Jenis penelitian ini tergolong penelitian sekunder. Kondisi fisik yang diselidiki dalam penelitian ini adalah hasil tes kondisi fisik yang dilakukan tim tes kondisi fisik KONI Papua waktu itu, yaitu ; daya tahan umum, daya ledak otot tungkai, kelentukan tubuh, daya tahan otot perut, dan kekuatan otot lengan.Subyek penelitian ini adalah para atlet putri voli indoor Papua yang dipersiapkan menghadapi PON XVII/2008 Kalimantan Timur sebanyak 14 atlet dan PON XVIII/2012 Riau sebanyak 14 atlet. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada 5 macam yaitu ; alat microtoa untuk mengukur tinggi badan. Tes bleef untuk mengukur daya tahan umum. Vertical jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai. Sit and reach untuk mengukur kelentukan tubuh. Sit-up untuk daya tahan otot perut dan push-up untuk mengukur kekuatan otot lengan. Untuk pengolahan data menggunakan statistik perbedaan dua mean dengan taraf signifikansi 0.05. Kesimpulan: tinggi badan, daya tahan umum, daya ledak otot tungkai, kelentukan tubuh, daya tahan otot perut dan kekuatan otot lengan para atlet putri voli indoor Papua pada PON XVII/2008 Kalimantan Timur berbeda bermakna atau lebih baik dari pada PON XVIII/2012 Riau.

Copyrights © 2013