Permasalahan kualitas campuran beraspal terutama pada lapisan permukaan menjadi hal yang sangat perlu diperhatikan, dikarenakan campuran aspal yang kurang baik akan menyebabkan lapisan permukaan pada jalan menjadi cepat rusak atau tidak sesuai dengan masa layanan yang diharapkan.Penelitian ini dilakukan untuk pengujian campuran AC-WC dengan bahan tambah limbah ban bekas. Metodologi penelitian menggunakan metode Marshall Konvensional untuk mendapatkan karakteristik campuran AC-WC dan Marshall Immersion untuk mendapatkan nilai Stabilitas Marshall Sisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik campuran AC-WC memenuhi Spesifikasi Bina Marga 2018. Hasil pengujian Marshall Immersion dengan kadar ban bekas optimum 4% diperoleh nilai Stabilitas Marshall Sisa sebesar 94,64% serta pengaruh penambahan karet ban bekas akan membuat rongga dalam campuran menjadi kecil, sehingga campuran dapat tahan terhadap air.
Copyrights © 2021