Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tebal perkerasan lentur (Flexible Pavement) dari metode Bina Marga 2013. Metode Bina Marga 2013 merupakan metode yang didesain oleh Direktorat Jendral Bina Marga, Departemen Pekerjaan Umum. Perubahan metode Bina Marga menjadi metode Bina Marga 2013 dimaksudkan agar umur rencana perkerasan jalan lebih lama. Pada ruas Jalan Maros-Ujung Lamuru sebelumnya telah memiliki lapisan perkerasan dimana perencanaan yang lama menggunakan metode Analisa Komponen dan penulis merencanakan dengan menggunakanmetode Bina Marga 2013. Dari hasil perhitungan perencanaan tebal perkerasan jalan ruas Maros – Ujung Lamuru, pada segmen 9 perlu adanya peningkatan LPB setebal 150 mm atau 15 cm karena nilai CBR tanah dasarnya rendah. Tebal perkerasan dengan menggunakan Metode Bina Marga 2013 lebih ekonomis dan umur rencananya lebih lamadibandingkan dengan metode Analisa Komponen
Copyrights © 2021