Meningkatnya jumlah penduduk sangat mempengaruhi jumlah timbulan sampah. Banyaknya jumlah sampah tidak didukung dengan jumlah sarana dan prasarana pengelolaan sampah sehingga mengakibatkan permasalahan dalam pengelolaan sampah, seperti pengangkutan sampai pembuangan akhir sampah yang tidak terakomodir dengan baik sehingga menimbulkan penyakit, lingkungan kotor, mengurangi kapasitas tampung sungai dan sebagainya. Penelitian ini dilakukanuntuk mengetahui cara pengelolaan sampah yang ada di kota Pangkajene dan menentukan kebutuhan infrastruktur untuk kegiatan operasional persampahan. Penelitian ini adalah penelitian deskriftif kuantitatif yang memberikan gambaran mengenai cara pengelolaan persampahan di kota Pangkajene dan pengambilan data kuantitatif berupa timbulan, dan komposisi sampah. Menurut hasil penelitian jumlah keseluruhan sampah kota Pangkajene adalah 92,52 m3/hari. Rata-ratasampah yang dihasilkan adalah 2,06m3/hari/orang. Dari hasil perhitungan kebutuhan infastruktur persampahan maka diperoleh 900 buah, 46 unit gerobak,19 unit kontainer dan 4 unit truk setiap harinya. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa sistem pengelolaan sampah di kota Pangkajene perlu untuk ditingkatkan dari segi infrastruktur dan tingkat pelayanannya agar lebih memaksimalkan kegiatan operasional persampahan.
Copyrights © 2021