Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat dari hari ke hari berimplikasi pada semakin meningkatnya kebutuhan akan sandang, pangan dan papan terlebih lagi akan sarana dan prasarana penunjang di bidang transportasi. Seiring dengan perkembangan jumlah penduduk di Kota Makassar yang terus bertambah serta aktivitas masyarakat yang terus meningkat, sehingga kebutuhan akan kelangungan hidup juga semakin mendesak. Sebagai salah satu kota perdagangan terbesar di kawasan timur Indonesia, Kota Makassar tidak pernah sepi dari aktivitas penduduk menuju ke kawasan perbelanjaan (Mall). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik pengunjung kawasan perbelanjaan (Mall) berbasis QGIS spasial berupa metode Buffer dan Metode Voronoi. Terdapat 3 kawasan perbelanjaan (Mall) yang dijadikan sampel dalam penelitian ini yang didasarkan pada jarak langsung antara titik lokasi Mall dan titik tempat tinggal pengunjung Mall. Dari hasil pengolahan data penelitian melalui metode Buffer dan Voronoi diperoleh data bahwa metode Voronoi adalah metode yang mampu membagi habis seluruh wilayah Kota Makassar terhadap seluruh kawasan perbelanjaan (Mall) yang ada di Kota Makassar sedangkan metode Buffer hanya menjangkau wilayah yang masuk didalam zona sesuai dengan panjang jarak langsung hasil olahan data persentil sehingga terdapat wilayah Kota Makassar yang tidak terjangkau oleh hasil Buffer.
Copyrights © 2024