Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keefektifan Metode Interpolasi Selisih Muka dan Metode Interpolasi Selisih Belakang Newton dalam mengestimasi jumlah penduduk. Estimasi jumlah penduduk memiliki peran penting dalam perencanaan pembangunan dan kebijakan publik, namun, keakuratan data dapat menjadi tantangan, terutama di wilayah sulit diakses. Oleh karena itu, metode interpolasi menjadi penting dalam memperkirakan nilai di titik-titik yang tidak terdokumentasi. Metode Interpolasi Selisih Muka berfokus pada perbedaan antara nilai-nilai sekuens, sementara Metode Interpolasi Selisih Belakang Newton menggunakan diferensiasi mundur untuk menghasilkan polinom interpolasi. Penelitian ini melibatkan penerapan kedua metode pada data populasi dan perbandingan hasilnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang metode interpolasi mana yang lebih akurat dan efisien dalam konteks estimasi jumlah penduduk. Metode-metode ini dievaluasi berdasarkan kriteria keakuratan, efisiensi komputasional, dan aplikabilitas pada dataset demografis. Analisis perbandingan dilakukan dengan mempertimbangkan skenario variabel dan variasi geografis. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi penggunaan metode interpolasi dalam estimasi jumlah penduduk, serta memberikan kontribusi pada pengembangan metode-metode lebih lanjut dalam domain demografi dan statistik populasi.
Copyrights © 2024