Penelitian ini berawal dari ketertarikan mengamati takmir Masjid Jami’ Assagaf yang selalu konsisten mengumandangkan Sholawat Tarkhim, yang dipancarkan melalui pengeras suara yang berada di menara masjid, pada setiap menjelang adzan di waktu sholat Subuh, Dhuhur, Ashar, Mgrib, kecuali sholat Isya’, karena waktu antara Magrib ke Isya’ digunakan untuk kegiatan rutin (pengajian). Aktifitas tersebut sudah berlangsung sejak tahun 1990, hingga sekarang (2024). Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk pelaguan Sholawat Tarkhim di Masjid Jami’ Assagaf, yang dilafalkan oleh Mahmoud Khalil Al Hussary, dan menjelaskan dampak dari Sholawat Tarkhim terhadap Masyarakat sekitar Masjid Jami’ Assagaf. Dalam penelitian ini dikaji menggunakan teori bentuk musik dan teori fungsi musik. Teori bentuk musik digunakan untuk mempermudah dalam menelaah dan memahami bentuk lagu Sholawat Tarkhim, dan teori fungsi musik digunakan untuk mengetahui fungsi lagu Sholawat Tarkhim. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, bahwa bentuk pelaguan Sholawat Tarkhim memiliki 3 (tiga) bagian yakni Verse, Courus, dan Reff. Kedua, bahwa Sholawat Tarkhim menggunakan Maqam Bayati, namun memiliki ciri khas irama sendiri. Ketiga, Sholawat Tarhim yang dikumandangkan di Masjid Jami’ Assagaf memiliki dampak positif terhadap masyarakat sekitar. Kata Kunci : Sholawat Tarkhim, Masjid Jami’ Assagaf.
Copyrights © 2024