Pelaksanaan pendidikan kesehatan metode kolaboratif dianggap sangat efektif, karena dapat meningkatkan pengetahuan, dan mempertahankan ingatan tentang pengetahuan tersebut lebih lama dibandingkan dengan metode konvesional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah penerapan pendidikan kesehatan kolaboratif melalui program kampus mengajar-merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) dalam menghadapi menarche pada siswi SDN 22 Kendari. Adapun metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik studi cross sectional (potong lintang). Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas, yaitu yaitu Metode Pembelajaran Kolaboratif dan variable terikat, yaitu pengetahuan dan sikap dalam menghadapi menarche. Analisis data menggunakan menggunakan Uji McNemar Rank Test untuk menilai perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian edukasi (p=0,031), dan tidak ada perbedaan sikap sebelum dan sesudah pemberian edukasi (p=0,125). Kesimpulan ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penerapan pendidikan kesehatan kolaboratif melalui program kampus mengajar-merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) dalam menghadapi menarche pada siswi SDN 22 Kendari dan tidak ada perbedaan sikap sebelum dan sesudah penerapan pendidikan kesehatan kolaboratif melalui program kampus mengajar-merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) dalam menghadapi menarche pada siswi SDN 22 Kendari. Kata Kunci: Kolaboratif, Menarche, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap Siswi SD
Copyrights © 2024