Tanah lempung merupakan salah satu jenis material tanah yang ada di dunia. Tanah ini juga memiliki karakteristik mudah mengembang apabila diberi air dan menyusut apabila kekurangan air. Tidak semua tanah mempunyai sifat dan daya dukung tanah yang baik. Di Kota Langsa mempunyai tanah yang bersifat tanah lempung contohnya di desa kemuning. Untuk mengurangi bertambahnya volume sampah, ini perlu dipikirkan suatu cara bagaimana pengolahan sampah plastik, dengan cara pemanfaatan karung plastik sebagai perkuatan tanah. Abu arang kayu dapat memperbaiki sirkulasi air dan udara, serta dapat mengikat karbon, dan juga dapat mengurangi kembang susut pada tanah, karena mempunyai sifat mereduksi indeks plastisitas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan seberapa besar pengaruh penambahan serat karung plastik dan arang kayu pada timbunan tanah lempung terhadap nilai keruntuhan kuat geser tanah dengan pengujian Triaxial UU, maka dari hasil penelitian tersebut berdasarkan klasifikasi tanah pada Tanah lempung persen lolos saringan No.200 sebesar 31,86% dengan nilai kadar air sebesar 2,65%, Presentase campuran terbaik terdapat pada variasi SKP 3% dan AK 10%, yang memiliki sifat fisik meliputi batas cair (LL) sebesar 41,46%, batas plastis (PL) sebesar 22.92% dan indeks plastisitas (PI) sebesar 17,92%. Dalam penelitian ini menggunakan metode USCS (Unified Soil Classification System).
Copyrights © 2024