Saat ini persaingan bisnis sangat tajam yang ditandai dengan kemajuan perekonomian global yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis pada sektor jasa. Perbankan merupakan salah satu industri jasa yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia karena perbankan telah menjadi industri jasa yang memberikan sumbangan terhadap pendapatan nasional dan berfungsi sebagai lembaga perantara untuk menampung dana masyarakat dan menyalurkan kembali kepada kegiatan perekonomian yang bersifat produktif. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari kata-kata tertulis atau lisan dari individu dan perilaku yang dapat diamati. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan suatu bentuk penelitian deskriptif kualitatif untuk menjelaskan dan menggambarkan fenomena yang berkaitan dengan kualitas pelayanan publik yang ditawarkan oleh Bank Jatim Cabang Bangkalan. Kualitas Pelayanan publik dinilai dari 4 dimensi yang dianggap sudah baik tetapi Selama pelaksanaan pelayanan publik, tidak jarang muncul hambatan yang menghambat kelancaran operasional mereka. Salah satu kendala tersebut adalah alokasi sumber daya personel yang tidak memadai. Saat ini, ada satu anggota staf yang mengambil peran layanan pelanggan, yang merupakan tantangan dalam memberikan layanan publik di Bank Jatim Cabang Bangkalan. Untuk mengatasi masalah ini, karyawan dari departemen lain juga membantu staf layanan pelanggan. Kesimpulan Kualitas pelayanan publik di Bank Jatim Cabang Bangkalan dinilai dari 4 dimensi serta memiliki Hambatan utama terhadap kualitas pelayanan publik di Bank Jatim Cabang Bangkalan adalah kurangnya alokasi sumber daya personel. Komponen penyumbang utama adalah kolaborasi dan pendampingan antar staf, memastikan layanan mampu berfungsi seperti yang diharapkan masyarakat, di samping kehadiran sarana dan prasarana yang memadai.
Copyrights © 2023