Muzayyin, Achmad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI BANK JATIM CABANG BANGKALAN Muzayyin, Achmad; Radjikan, Radjikan; Murti, Indah
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini persaingan bisnis sangat tajam yang ditandai dengan kemajuan perekonomian global yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis pada sektor jasa. Perbankan merupakan salah satu industri jasa yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia karena perbankan telah menjadi industri jasa yang memberikan sumbangan terhadap pendapatan nasional dan berfungsi sebagai lembaga perantara untuk menampung dana masyarakat dan menyalurkan kembali kepada kegiatan perekonomian yang bersifat produktif. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari kata-kata tertulis atau lisan dari individu dan perilaku yang dapat diamati. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan suatu bentuk penelitian deskriptif kualitatif untuk menjelaskan dan menggambarkan fenomena yang berkaitan dengan kualitas pelayanan publik yang ditawarkan oleh Bank Jatim Cabang Bangkalan. Kualitas Pelayanan publik dinilai dari 4 dimensi yang dianggap sudah baik tetapi Selama pelaksanaan pelayanan publik, tidak jarang muncul hambatan yang menghambat kelancaran operasional mereka. Salah satu kendala tersebut adalah alokasi sumber daya personel yang tidak memadai. Saat ini, ada satu anggota staf yang mengambil peran layanan pelanggan, yang merupakan tantangan dalam memberikan layanan publik di Bank Jatim Cabang Bangkalan. Untuk mengatasi masalah ini, karyawan dari departemen lain juga membantu staf layanan pelanggan. Kesimpulan Kualitas pelayanan publik di Bank Jatim Cabang Bangkalan dinilai dari 4 dimensi serta memiliki Hambatan utama terhadap kualitas pelayanan publik di Bank Jatim Cabang Bangkalan adalah kurangnya alokasi sumber daya personel. Komponen penyumbang utama adalah kolaborasi dan pendampingan antar staf, memastikan layanan mampu berfungsi seperti yang diharapkan masyarakat, di samping kehadiran sarana dan prasarana yang memadai.
Digital Marketing: A Service Learning Approach to Revitalizing the Sandal Industry Dzinnur, Cilda Thesisa Ilmawan; Bangsu, Muhammad; Muzayyin, Achmad
Bisma : Bimbingan Swadaya Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): June 2024
Publisher : STAI Miftahul ULa Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/bisma.v2i1.449

Abstract

This community service project aimed to empower micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Wedoro village, Sidoarjo, by introducing digital marketing strategies to local artisans in the sandal industry. The project utilized the Service Learning (SL) approach, integrating academic learning with community engagement. A series of workshops and mentoring sessions were conducted to train artisans on the use of social media, e-commerce, and online advertising. The project’s outcomes revealed a significant increase in online customer engagement, a 25-40% rise in sales, and an expanded customer base for participants. However, challenges such as content creation and technical skills emerged, highlighting the need for ongoing support and advanced digital marketing training. The findings suggest that digital marketing plays a crucial role in ensuring the resilience and growth of MSMEs, particularly in times of crisis like the COVID-19 pandemic. The project’s success underscores the importance of providing continuous learning opportunities and fostering collaboration between educational institutions, the government, and MSMEs to promote sustainable digital transformation in traditional industries. The implications of this study are significant for future MSME development initiatives, offering a model for integrating digital tools into local businesses to foster long-term economic growth and competitiveness.