Korupsi merupakan masalah yang signifikan yang menghalangi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini memerlukan integrasi pendidikan anti korupsi ke dalam kurikulum sekolah melalui integrasi pada mata pelajaran muatan lokal. Pendampingan ini bertujuan untuk menyusun capaian pembelajaran muatan lokal pendidikan anti korupsi khususnya pada jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Pendampingan diikuti oleh tim penyusunan kurikulum muatan lokal pendidikan anti korupsi yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang. Pendampingan ini menggunakan model GROW Coaching yang terdiri dari 4 tahapan yaitu Goal, Reality, Options, dan Will. Perumusan capaian pembelajaran muatan lokal pendidikan anti korupsi ini memuat rasional mata pelajaran, tujuan mata pelajaran, karakteristik mata pelajaran, elemen, dan butir-butir rumusan capaian pembelajaran itu sendiri.
Copyrights © 2024