Pada saat ini telah muncul paradigma baru dalam hal proses pelaksanaan pembangunan, dimana peran masyarakat akan sangat berpengaruh terhadap kebijakan pembangunan di Indonesia bahkan di dunia. Perubahan paradigma tersebut lebih mengedepankan partisipasi masyarakat, dimana masyarakat diberikan peluang untuk menyampaikan keinginannya terhadap pelaksanaan pembangunan yang dilakukan baik oleh pemerintah pusat, daerah maupun investor swasta. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran bahwa pertemuan konsultasi masyarakat saat ini adalah sebuah kebutuhan dalam proses pelaksanaan Perencanaan Teknis Embung Taccipi Kabupaten Pinrang.Pada bangunan Embung Taccipi di Kabupaten Pinrang, memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai cekdam, sebagai cadangan air pada musim kemarau, sebagai penangkap kelebihan air pada Sungai Taccipi saat musim hujan dan yang utama adalah sebagai sumber air irigasi untuk pertanian. Saat ini embung tersebut beserta jaringan irigasinya kurang berkinerja baik yang diakibatkan oleh sedimentasi luar biasa dan kerusakan bangunannya. guna memperlancar pelaksanaan pekerjaan tersebut diharapkan peran serta dan dukungan dari para petani serta pihak terkait, permasalahan yang menyangkut kepentingan pelaksanaan pekerjaan dan kepentingan.
Copyrights © 2024