Sajadah merupakan selembar kain yang digunakan sebagai alas ibadah yang diletakkan di atas permukaan tanah atau lantai untuk menghindari bagian wajah agar tidak terkena kotoran. Motif pada sajadah pada umumnya bersifat global, jarang mengandung unsur kebudayaan lokal. Dalam hal ini penulis akan menciptakan sebuah sajadah yang mengandung unsur kebudayaan lokal, yaitu ragam hias Melayu yang dibuat menggunakan teknik batik tulis. Sajadah dibuat melalui beberapa proses, yaitu proses pembuatan desain, proses membatik dan proses menjahit. Adapun motif yang diterapkan antara lain : (1) Pucuk Rebung, (2) Lilit Kangkung, (3) Lebah Bergantung, (4) Itik Sekawan, (5) Semut Beriring, (6) Bintang-bintang, (7) Bunga Cengkih, (8) Tampuk Manggis, (9) Bunga Melur, (10) Bunga Cina, (11) Ricih Wajid dan (12) Roda Bunga. Metode penciptaan yang digunakan ialah metode yang dikemukakan oleh Gustami, dimulai dari tahap eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Karya yang dihasilkan sebanyak 12 buah berkuran 46 cm x 96 cm yang dibuat menggunakan kain Mori Primissima sebagai lapisan atas dan kain Chenille sebagai lapisan belakang.
Copyrights © 2024