Pada pemilu 2024 diadakanya Debat Capres dan Cawapres. Saat itu adalah debat yang sangat menggemparkan rakyat Indonesia, karena dalam debat tersebut banyak strategi komunikasi yang digunakan. Salah satu yang menarik yaitu dari capres Anies Baswedan. Ia sering sekali menggunakan gaya komunikasi dan gaya bicara sesuai dengan retorika klasik yang dituliskan Brutus dan para filsuf lainnya. Pendekatan Kuantitatif digunakan untuk mengukur kesesuaian retorika klasik dalam pidato dan pernyataan Anies Baswedan selama debat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian retorika yang digunakan oleh Anies Baswedan dengan retorika klasik atau sebagai bukti bahwa retorika yang digunakan oleh seorang Anies Baswedan adalah retorika klasik dan mengkaji relevansi retorika klasik di era modern sekarang.
Copyrights © 2024