Komunikasi interpersonal memegang peranan krusial dalam keberhasilan operasional suatu organisasi. Namun, miskomunikasi sering kali menjadi penghambat utama yang dapat menyebabkan berbagai masalah seperti kesalahpahaman, konflik, dan penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dan dampak miskomunikasi dalam konteks organisasi, serta menawarkan solusi untuk mengatasinya. Melalui metode studi kasus dan survei, kami mengidentifikasi faktor-faktor utama yang berkontribusi pada terjadinya miskomunikasi, termasuk perbedaan budaya, hambatan bahasa, asumsi yang tidak tepat, dan ketidakjelasan pesan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskomunikasi tidak hanya mempengaruhi hubungan antar individu tetapi juga kinerja tim dan efisiensi organisasi secara keseluruhan. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan strategi komunikasi yang efektif, seperti peningkatan keterampilan komunikasi, penggunaan teknologi komunikasi yang tepat, dan pembentukan budaya organisasi yang mendukung komunikasi terbuka dan transparan. Dengan implementasi strategi-strategi tersebut, organisasi dapat meminimalkan risiko miskomunikasi dan meningkatkan kinerja serta kepuasan kerja karyawan.
Copyrights © 2024