Latar Belakang: Pada anak perempuan, pubertas dikenali dengan datangnya menstruasi pertama (menarche)dan terjadi pada usia yang tidak sama. Di Indonesia terdapat variasi individu di mana beberapa mengalami menarche lebih awal atau lebih lambat. Remaja perempuan perlu diberikan edukasi yang komprehensif tentang cara menghadapi menstruasi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang menarche dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dipilih melalui metode total sampling, dengan jumlah responden sebanyak 82 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil Penelitian: Sebagian besar responden (41,5%) memiliki pengetahuan yang kurang tentang menarche, sementara pengetahuan baik dan cukup masing-masing sebesar 29,3%. Mengenai kecemasan, sebagian besar responden (57,3%) mengalami kecemasan berat, diikuti kecemasan sedang (19,5%) dan ringan (12,2%). Analisis chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang menarche dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche (p-value = 0,000). Kesimpulan: Terdapathubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang menstruasi pertama (menarche) dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche.
Copyrights © 2024