Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Disiplin Dengan Kinerja Perawat Ruang Perawatan Bedah Di Rumah Sakit Umum Daerah Banten H. A. Y. G. Wibisono; Siti Rochmani; Ifolisah
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.147

Abstract

Rumah sakit merupakan bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Disiplin dapat mempengaruhi kinerja pelayanan kesehatan dan juga dapat mempengaruhi kemajuan dari rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan disiplin dengan kinerja perawat ruang perawatan bedah. Metode penelitian: jenis penelitian ini menggunakan desain Descriptif Correlation yaitu untuk mengetahui keeratan hubungan dan untuk mengetahui arah hubungan dua variabel dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh dengan sampel sebanyak 24 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Hasil penelitian analisa data menggunakan uji chi square dan menghasilkan nilai p value = (0,002 < 0,05) maka dinyatakan Ho ditolak artinya terdapat hubungan yang bermakna antara disiplin dengan kinerja perawat ruang perawatan bedah. Kesimpulan dan saran: berdasarkan hasil penelitian ada hubungan yang signifikan antara disiplin dengan kinerja perawat ruang perawatan bedah. Penelitian ini diharapkan agar tenaga kesehatan khususnya perawat untuk dapat meningkatkan disiplin, karena semakin baik tingkat disiplin akan semakin baik pula kinerja yang didapat.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KECAMATAN RAJEG KABUPATEN TANGERANG Aulia, Mustika; Siti Rochmani; Ida Faridah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v5i4.5073

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang Hipertensi adalah keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih besar dari 140 mmHg dan atau diastolik lebih besar dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu 5 menit dalam keadaan cukup istirahat atau tenang. Prevalensi hipertensi sebesar 33% antara tahun 2010-2030 WHO (2018). Pasien yang menderita hipertensi di Puskesmas Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang berjumlah 125 jiwa pada bulan Februari 2024. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Kecamatan Rajeg. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional penelitian ini dilakukan di Puskesmas Rajeg pada bulan Mei-Juli 2024 dengan jumlah responden 95 orang. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat (p value 0,001). Kesimpulan:Pengobatan hipertensi sangat berhubungan dengan dukungan keluarga yang baik pada pasien, peran dukungan keluarga memiliki kemampuan yang mendukung meningkatkan kepatuhan minum obat dan keyakinan diri pasien Hipertensi Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat ABSTRACT Background Hypertension is a condition where systolic blood pressure increases greater than 140 mmHg and/or diastolic blood pressure greater than 90 mmHg on two measurements with an interval of 5 minutes in a state of sufficient rest or calm. The prevalence of hypertension is 33% between 2010-2030 WHO (2018). There were 125 patients suffering from hypertension at the Rajeg District Health Center, Tangerang Regency, in February 2024. Research Objectives: This study aims to determine the relationship between family support and medication adherence in hypertensive patients at the Rajeg District Health Center. Research Method: This research used an analytical survey design with a cross-sectional approach. This research was conducted at the Rajeg Community Health Center in May-July 2024 with a total of 95 respondents. Research Results: shows that Ha is accepted and Ho is rejected, which means there is a relationship between family support and adherence to taking medication (p-value 0.001). Conclusion: Hypertension treatment is closely related to good family support for patients, the role of family support can support increasing medication adherence and self-confidence in hypertension patients. Keywords: Family Support, Medication Adherence
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MENSTRUASI PERTAMA (MENARCHE) DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI KELAS V DAN VI DI SDN TANJAKAN 4 RAJEG KABUPATEN TANGERANG Nadia Febrianti; Siti Rochmani; Ida Faridah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v7i1.5361

Abstract

Latar Belakang: Pada anak perempuan, pubertas dikenali dengan datangnya menstruasi pertama (menarche)dan terjadi pada usia yang tidak sama. Di Indonesia terdapat variasi individu di mana beberapa mengalami menarche lebih awal atau lebih lambat. Remaja perempuan perlu diberikan edukasi yang komprehensif tentang cara menghadapi menstruasi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang menarche dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dipilih melalui metode total sampling, dengan jumlah responden sebanyak 82 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil Penelitian: Sebagian besar responden (41,5%) memiliki pengetahuan yang kurang tentang menarche, sementara pengetahuan baik dan cukup masing-masing sebesar 29,3%. Mengenai kecemasan, sebagian besar responden (57,3%) mengalami kecemasan berat, diikuti kecemasan sedang (19,5%) dan ringan (12,2%). Analisis chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang menarche dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche (p-value = 0,000). Kesimpulan: Terdapathubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang menstruasi pertama (menarche) dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche.
Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur’an Terhadap Tingkat Hipertensi Pada Lansia Di Rw 001 Kampung Gurudug Desa Mekar Jaya Kabupaten Tangerang Adinda Intan Safitri; Siti Rochmani; Lastri Mei Winarni
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan penyakit penyebab kematian kedua setelah stroke daripopulasi kematian di Indonesia, Angka kejadian hipertensi mencapai 30% dengan insidenpenyakit jantung Hipertensi dapat ditangani dengan dua jenis terapi yaitu farmakologi dan nonfarmakologi. Peneliti menggunakan terapi yang berkaitan dengan ritual pada agama Islam yaknimemdengarkan Al-Qur’an. Terapi murottal dapat meningkatkan penyembuhan danmenurunkannya tekanan darah pada pasien hipertensi. Murottal bisa membaca Al-Qur'an padakebenaran bacaan Al-Qur'an.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh terapi murottal AlQur`anterhadaptingkathipertensipadalansiadiRW001kampungGurudug.Metode:penelitian kuantitatifpenelitianinimenggunakandesainpenelitianpre-eksperimentaldesignrancanganone grouppretest-posttestdesign.Penelitianinidilakukandalamseminggudanmelakukanpengukuran tekanan darah yang pertama intervensinya yaitu mendengarkan terapi murottal Al-Qur’an lalumelakukan pengukuran tekanan darah yang kedua. Instrumen data berupa wawancara dengan populasi 87 lansia di RW 001 Kampung Gurudug Desa Mekar Jaya Kabupaten Tangerang. Sampleyang berjumlah 64 lansia dengan menggunakan analisa Uji regresi sederhana. Hasil: hasilmenunjukan dengan nilai signifikasi sebesar 0,001 < 0,05, hal ini menyatakan bahwa adanyapengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap tingkat hipertensi. Kesimpulan dan saran : makadapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara tekanan darah sebelum dansesudah terapi murottal Al-Qur’an pada lansia. Kata kunci : terapi murottal Al-Qur’an, hipertensi, lansia
Hubungan Tingkat Stress Dengan Gangguan Menstruasi Pada Remaja Di SMPN 17 Kota Tangerang Nabella Oktaviani; Siti Rochmani; Ida Faridah
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.854

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja adalah sebuah periode pencarian identitas diri, sehingga remaja sangat mudah berpengaruh oleh lingkungan. Pada remaja putri terjadi perubahan fisik yaitu perubahan organ-organ reproduksi yang ditandai dengan datangnya menstruasi. Pada umumnya remaja mengalami menstruasi diusia 12-13 tahun. Hal ini merupakan proses fisiologis yang dialami oleh setiap wanita remaja dengan rentang usia 12-13. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan gangguan menstruasi pada remaja di sekolah penelitian ini dilakukan di SMPN 17 Kota Tangerang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan penelitian cross- sectional Desain Penelitian: menggunakan penelitian jenis kuantitatif dengan metode cross- sectional, serta analisis uji chi-square. Teknik Sampel : Teknik yang digunakan untuk mengambil sampel adalah teknik stratified random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 159 responden. Hasil Penelitian : Berdasarkan analisa bivariate dengan menggunakan uji chi-square bahwa p-value,0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima. Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat stress dengan gangguan menstruasi pada remaja di SMPN 17 Kota Tangerang.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Tingkat Depresi Pada Remaja Di Islamic Centre Kota Tangerang Nabila Mutiara Fasha; Siti Rochmani; Ida Faridah
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.876

Abstract

Dalam era yang dipenuhi dengan tekanan sosial, kesejahteraan mental remaja menjadi semakin penting untuk dipahami dan ditangani dengan serius. Dukungan sosial yang diterima oleh remaja dianggap sebagai faktor kunci dalam memengaruhi tingkat depresi yang mereka alami. Kurangnya dukungan sosial dapat membuat remaja merasa terisolasi dan rentan terhadap depresi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tingkat depresi pada remaja di SMP Islamic Centre Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel menggunakan Stratified Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 188 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner Student Social Support Scale (SSSS) untuk mengukur dukungan sosial dan Beck Depression Inventory-II (BDI-II) untuk mengukur tingkat depresi remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 101 remaja (53,7%) memiliki dukungan sosial berkategori sedang, 76 remaja (40,4%) memiliki dukungan sosial tinggi, dan terdapat 11 remaja (5,9%) yang memiliki dukungan sosial rendah. Sedangkan untuk tingkat depresi, menunjukkan bahwa sebanyak 109 remaja (58%) tidak mengalami depresi, 32 remaja (17,0%) mengalami depresi ringan, 29 remaja (15,4%) mengalami depresi sedang, dan 18 remaja (9,6%) mengalami depresi berat. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,000. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan tingkat depresi pada remaja di SMP Islamic Centre Kota Tangerang dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05).