Salah satu kemampuan utama dalam tumbuh kembang anak adalah kemampuan komunikasi. Kesulitan berkomunikasi juga dialami oleh anak down syndrome. Mayoritas komunikasi yang dilakukan oleh anak down syndrome ialah cenderung menggunakan kata yang kurang dapat dipahami oleh orang lain disebabkan pengucapan vokal yang kurang jelas atau kesalahan penggunaan kata sehingga orang lain kurang dapat memahami isi pembicaraan. Salah satu upaya yang dapat diberikan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anak down syndrome adalah terapi murottal Al-Qur’an. Terapi murottal dapat diberikan pada anak penyandang down syndrome sebagai upaya untuk menunjang perkembangan komunikasi mereka. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk menguji efektivitas terapi murottal dalam meningkatkan perkembangan komunikasi pada anak down syndrome. Adapun variabel sekunder dalam penelitian ini yang akan dikontrol berupa IQ subjek, kebisingan, dan suasana sosial selama penelitian. Teknik analisis penelitian yang dilakukan menggunakan uji statistik non-parametrik. Hasil analisis kuantitatif menggunakan uji Independent Mann Whitney U yang menunjukkan nilai signifikansi (p) sebesar 0,513. Nilai tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pemberian perlakuan berupa terapi murottal dan terapi musik terhadap peningkatan kemampuan komunikasi pada anak down syndrome. Namun, dari hasil analisis secara kualitatif semua subjek terlihat mengalami peningkatan bahasa baik secara ekspresif/verbal maupun reseptif/nonverbal dan terapi ini mampu memberikan peningkatan bahasa pada subjek.
Copyrights © 2024