Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Perkembangan Komunikasi Pada Anak Down Syndrome Melalui Terapi Murottal Octavia, Indah Andika; Lenggogeni, Puti
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v15i1.7179

Abstract

Salah satu kemampuan utama dalam tumbuh kembang anak adalah kemampuan komunikasi. Kesulitan berkomunikasi juga dialami oleh anak down syndrome. Mayoritas komunikasi yang dilakukan oleh anak down syndrome ialah cenderung menggunakan kata yang kurang dapat dipahami oleh orang lain disebabkan pengucapan vokal yang kurang jelas atau kesalahan penggunaan kata sehingga orang lain kurang dapat memahami isi pembicaraan. Salah satu upaya yang dapat diberikan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anak down syndrome adalah terapi murottal Al-Qur’an. Terapi murottal dapat diberikan pada anak penyandang down syndrome sebagai upaya untuk menunjang perkembangan komunikasi mereka. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk menguji efektivitas terapi murottal dalam meningkatkan perkembangan komunikasi pada anak down syndrome. Adapun variabel sekunder dalam penelitian ini yang akan dikontrol berupa IQ subjek, kebisingan, dan suasana sosial selama penelitian. Teknik analisis penelitian yang dilakukan menggunakan uji statistik non-parametrik. Hasil analisis kuantitatif menggunakan uji Independent Mann Whitney U yang menunjukkan nilai signifikansi (p) sebesar 0,513. Nilai tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pemberian perlakuan berupa terapi murottal dan terapi musik terhadap peningkatan kemampuan komunikasi pada anak down syndrome. Namun, dari hasil analisis secara kualitatif semua subjek terlihat mengalami peningkatan bahasa baik secara ekspresif/verbal maupun reseptif/nonverbal dan terapi ini mampu memberikan peningkatan bahasa pada subjek.
IMPLEMENTASI KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN REGULASI EMOSI IBU DI SURABAYA Husna, Mai Tiza; Lenggogeni, Puti
Journal of Social Outreach Vol 3, No 2 (2024): Journal of Social Outreach
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jso.v3i2.8359

Abstract

Peran sebagai ibu memberikan tekanan tersendiri bagi wanita. Tekanan-tekanan yang diterima dapat mempengaruhi perilaku yang ditunjukkan oleh ibu. Salah satunya adalah perilaku agresi terhadap anak. Saat ini, masih banyak ibu yang terlihat melampiaskan emosinya kepada anak dalam bentuk perilaku agresi seperti memukul, mencubit, menendang, membentak dan berbicara kotor. Hal ini juga terjadi pada ibu di Sekolah Rakyat Surabaya. Kondisi emosi orang tua yang belum matang saat sudah memiliki anak mempengaruhi bagaimana pengasuhan yang dilakukannya kepada anak. Hasil survei terhadap 9 orang ibu-ibu yang tinggal di lingkungan sekolah rakyat menunjukkan bahwa 8 diantaranya memiliki kesulitan untuk meregulasi emosinya dengan tingkat sedang dan tinggi. Oleh karena itu, pemeriksa ingin memberikan intervensi kepada kelompok ibu-ibu yang tinggal di lingkungan sekolah rakyat. Intervensi ini menggunakan pendekatan konseling behavioral dimana anggota kelompok akan belajar keterampilan baru yaitu keterampilan regulasi emosi. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa intervensi yang dilakukan dapat memberikan perubahan perilaku kepada anggota kelompok yang kooperatif selama intervensi dilakukan. Anggota kelompok yang aktif terlibat dalam intervensi mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam meregulasi emosi mereka ketika berada di bawah tekanan.