Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dihadapkan pada berbagai tantangan di era society 5.0 atau era digital saat ini. Tantangan tersebut mencakup kemampuan untuk berinovasi dalam menghadapi persaingan global, kemahiran dalam menggunakan teknologi sebagai alat bantu pengajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme untuk menganalisis tentang problematika dan tantangan guru PAI pada era society 5.0 studi kasus di MI Kresna. Tantangan yang dihadapi guru PAI diantaranya; sarana prasarana digital yang kurang memadai, keterbatasan waktu pembelajaran, guru yang kurang tanggap dalam penggunaan teknologi, perawatan media yang tidak tertata dengan baik, dan perubahan kurikulum. Menanggapi perihal tersebut guru harus memiliki beberapa kemampuan untuk mengatasi problematika dan tantangan di era society 5.0 yaitu kemampuan dalam memecahkan suatu masalah, kemampuan untuk berpikir secara kritis dan kemampuan untuk berkreativitas.
Copyrights © 2024