Kanker payudara di Indonesia berada pada urutan tertinggi seluruh jenis kanker dengan prosentase sebesar 16,6% dan angka kematian mencapai 9,6%. Pemerintah telah memiliki program SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri), namun belum mampu menekan angka kanker payudara. Program pemerintah ini perlu didukung dengan menggalakkan edukasi tentang SADARI dengan sasaran Wanita Usia Subur (WUS). Edukasi perlu dilakukan secara terus menerus dan dievaluasi dengan konsisten sangat penting untuk mendeteksi dini tanda dan gejala kanker payudara. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran diri WUS untuk melakukan tindakan SADARI secara rutin. Peserta yang hadir 29 Wanita Usia Subur di Dusun 7 Desa Sei mencirim yang membawa Balita untuk Posyandu. Edukasi berjalan lancar dengan langkah kegiatan, yaitu perijinan, persiapan alat dan sarana, melakukan edukasi, evaluasi hasil edukasi. Peserta antusias dan mengikuti kegiatan sampai akhir. Evaluasi dilakukan dengan menanyakan kesediaan peserta untuk melakukan SADARI secara rutin. 5 peserta menyatakan bahwa mereka akan rutin melakukan SADARI untuk mendeteksi lebih dini tanda dan gejala kanker payudara.
Copyrights © 2024