Tengkawang : Jurnal Ilmu Kehutanan
Vol 14, No 2 (2024): TENGKAWANG : JURNAL ILMU KEHUTANAN

PROSES BLEACHING: IMPLIKASINYA PADA PERUBAHAN WARNA DAN SIFAT FISIS KAYU KARET (Hevea Brasiliensis) TERKENA BLUE STAIN

Nurhanifah, Nurhanifah (Unknown)
Anggiriani, Siska (Unknown)
Muhamad, Soleh (Unknown)
Wijayanto, Arip (Unknown)
Mulyosari, Desy (Unknown)
Fitrianto, Taufik Ramadhan (Unknown)
Widiyanto, Wahyu (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2024

Abstract

Blue stain can cause discoloration of wood.  This  causes the selling price of wood affected by blue stain to decrease  in the market,  especially  if it  is used  as raw material for furniture. One type of wood that is commonly used to make furniture but is easily affected by blue stain is rubber wood. Effort that can  be made  to overcome this problem are by bleaching the wood attacked by blue stain. Previous research has  been carried out  on pine wood with various bleaching compositions. The best results in terms of physical properties and color change  were obtained in 25% sodium hypochlorite treatment with a water ratio of 1:2. Therefore, it is necessary to conduct similar studies to analyze the effect of the bleaching process using 25% sodium hypochlorite on the discoloration and physical properties of rubber wood. In this research, rubber wood  was treated  with bleaching with  a composition of  25% sodium hypochlorite:water 1:2. The results  obtained  showed that the wood  after  the bleaching process  experienced  an increase in brightness and a color difference compared to the control. Apart from that, the moisture content value also increases after the bleaching process.Keywords: bleaching, blue stain, rubber wood, sodium hypochlorite.AbstrakJamur pewarna (blue stain) dapat menyebabkan perubahan warna pada kayu. Hal tersebut mengakibatkan penurunan harga jual kayu yang terserang blue stain, terutama jika digunakan sebagai bahan baku furnitur. Salah satu jenis kayu yang sering dimanfaatkan untuk pembuatan furnitur namun mudah terserang blue stain adalah kayu karet. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan proses bleaching pada kayu yang terserang blue stain. Penelitian sebelumnya telah dilakukan pada kayu pinus dengan berbagai komposisi bahan bleaching, dan hasil terbaik dari segi sifat fisik dan perubahan warna diperoleh pada perlakuan sodium hipoklorit 25% dengan perbandingan air 1:2. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian serupa untuk menganalisis pengaruh proses bleaching menggunakan sodium hipoklorit 25% terhadap perubahan warna dan sifat fisis kayu karet. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kayu karet setelah proses bleaching mengalami peningkatan kecerahan dan perbedaan warna dibandingkan kontrol. Selain itu, nilai kadar air juga meningkat setelah proses bleaching.Kata kunci: pemutihan, jamur pewarna, kayu karet, sodium hipoklorit.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

tengkawang

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal ini merupakan jurnal Teknologi Pengembangan Kehutanan dan Lingkungan yang diterbitkan oleh fakultas kehutanan Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan Barat. Jurnal ini menyajikan artikel mengenai hasil penelitian perkembangan kehutanan dan lingkungan mutakhir meliputi berbagai ...