Kebakaran adalah suatu peristiwa yang sangat cepat dan tidak dikehendaki sehingga menimbulkan kerusakan atau kerugian yang sangat fatal, hal ini disebabkan ketidak displinan dalam menggunakan bahan-bahan atau peralatan yang digunakan. Bahan-bahan yang menimbulkan tejadinya kebakaran beberapa zat padat, zat cair, dan campuranJenis penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif untuk menganalisis tingkat kesesuaian sistem proteksi kebakaran aktif padabangunan gedung dan lingkungan dirumah Sakit Restu Ibu Balikpapan. Hasil observasi kemudian disesuaikan dengan standar acuan yang digunakan yaitu, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26/PRT/M/2008 tentang Persyaratan Teknis SistemProteksi aktifAnalisis Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Berdasarkan SNI 03-39852 dan SNI 03-3989 di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan telah di laksanakan dengan baik sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Analisis penerapan Proteksi Kebakaran Aktif ini dilaksanakan di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan guna untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan gedung Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan, yang dimana system proteksi kebakaran aktif meliputi:Apar, yaitu Hydrant, Smoke Detector, Springkler, Dan Fire AlarmKesimpulan dari hasil observasi dan pembahasan kesesuaian sistem proteksi kebakaran aktif di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerja Umum No.26/PRT/M/2008 88,3% hasil sistem proteksi kebakaran aktif yang dimiliki Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan dikatakan sesuai. Faktor yang menjadi penyebab ketidaksesuain system proteksi aktif pada bangunan gedung dan lingkungan di Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan adalah pihak perusahaan kurang menerapkan regulasi yang telah di berlakukan.
Copyrights © 2024