Lingua Susastra
Vol 5, No 1 (2024)

Gilo-gilo dalam Karya Sastra: Representasi terhadap Kota Semarang

Sugiarto, Septian Rifki (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2024

Abstract

Gilo-gilo merupakan salah satu kuliner khas dan legendaris yang hanya dapat ditemui di Kota Semarang. Kuliner ini menjadi primadona dan sangat dekat dengan masyarakat selain karena sejarah panjangnya, juga lantaran harga jajananya yang relatif murah. Hal inilah yang menyebabkan gilo-gilo digambarkan dalam karya sastra tentang kehidupan masyarakat di Kota Semarang. Penelitian ini melacak bagaimana gambaran gilo-gilo dalam karya sastra. Sehingga, dapat dilihat bagaimana kaitan antara gilo-gilo dengan gambaran masyarakat Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan menggunakan analisis interpretasi dalam teknik analisis datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya ada tiga karya sastra yang membahas gilo-gilo, yakni cerpen “Slompret Kematian”, cerpen “Senja di Kauman”, dan lirik lagu “Semarang Ku Datang”. Penyebab masih minimnya penggambaran gilo-gilo disebabkan oleh kurangnya pengetahuan atau pengalaman pengarang terhadap kuliner ini, faktor pilihan pribadi pengarang, serta fokus dan pesan cerita. Gilo-gilo digambarkan sebagai kuliner yang dekat dengan masyarakat Kota Semarang dan banyak terdapat di sekitar Kampung Kauman. Keberadaan kuliner legendaris ini turut membantu dalam upaya pembentukan identitas kota, daya tarik wisata, meningkatkan ekonomi, dan mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dalam masyarakat.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

LS

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Lingua Susastra (2746-704X) menerima naskah orisinal yang memuat kajian Linguistik, Sastra, Budaya dan Pembelajaran Bahasa yang ditulis dalam bahasa Indonesia, Melayu maupun bahasa Inggris. Bidang Linguistik meliputi cabang makro dan mikro linguistik; Bidang Sastra meliputi kritik sastra, teori ...