Penelitian ini menggunakan media karet pada sepeda motor atau sepeda yang dikombinasikan dengan paradigma pembelajaran kooperatif gaya Jigsaw untuk meningkatkan kemampuan menendang kompleks siswa pada pembelajaran silat puncak. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan metodologi penelitian yang digunakan. Penelitian ini dilakukan terhadap tiga puluh mahasiswa pendidikan olahraga Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun 2019. Penelitian dilakukan di kelas yang berjumlah 40 mahasiswa, 34 laki-laki dan 6 perempuan. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan dua kali tindakan pada setiap siklusnya. Pendekatan kooperatif gaya Jigsaw digunakan pada setiap tindakan, dengan tugas-tugas gerakan dikelompokkan secara progresif dari yang paling sederhana hingga yang paling menantang. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen Rating Scale. Setelah semua data terkumpul, digunakan teknik persentase untuk menganalisisnya. Tindakan siklus I sebesar 42,11%, Tindakan siklus I II 56,89%, Tindakan Siklus II I 65,26%, dan tindakan siklus II 87,37%. Nilai rata-rata dari total data awal sebesar 34,11%. Berdasarkan rata-rata aspek keterampilan gerak kaki tendangan bulan persegi yang datanya dianalisis, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan keterampilan tersebut.
Copyrights © 2020