Jawa Dwipa
Vol. 5 No. 1 (2024)

PEDHANYANGAN OMAH SIMBOL BHAKTI UMAT HINDU DESA LINGGOASRI KECAMATAN KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN

Sujaelanto (Unknown)
Awikoro Wartono (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Jun 2024

Abstract

Pedanyangan Omah sebagai sarana umat Hindu Linggoasri dalam mewujudkanharmonisasi antara manusia dengan alam. Dalam usaha meningkatkan pemahaman ajaranagama, masyarakat Hindu Linggoasri membangun Pedanyangan Omah. Bagaimana bentuk,makna dan fungsi Pedanyangan Omah di desa Linggoasri Kecamatan Kajen KabupatenPekalongan? Penelitian ini dirancang dengan metode kualitatif dengan Analisa teori teori religi.Hasil Penelitian ini menyimpulkan Pedhanyangan Omah adalah suatu bangunan suci yangdibuat melalui prosesi ritual yang berada di pekarangan rumah dipergunakan untukmenghormati roh sebagai cikal bakal yang mampu memberikan energi positif yang terkendali.Bentuk pedhanyangan omah secara fisik adalah berbentuk sangat sederhana, sederhana, semipermanen dan permanen. Pedahanyangan omah memiliki fungsi sebagai tempat untukpemujaan secara rutin dan insidentil umat Hindu Linggoasri yang memiliki kekuatan positifyang terhubung secara vertical dengan areal wilayah/desa. Pedhanyangan omah dipergunakansebagai tempat pemujaan roh leluhur sebagai cikal bakal yang menempati wilayah yangdipercayai memiliki pengaruh yang cukup kuat. Pedhanyangan omah merupakan bagian tata kehidupan upacara keagamaan Hindu Linggoasri dalam mewujudkan keharmonisan denganlingkungan tempat tinggal.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jawadwipa

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

Jawa Dwipa : Jurnal Penelitian dan Penjaminan Mutu merupakan Jurnal Online Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten Jawa Tengah terbit setiap bulan Juni dan Desember yang menerbitkan artikel hasil penelitian mahasiswa, tenaga kependidikan maupun dosen dan artikel yang berkaitan dengan penjaminan ...