Pandemi Covid-19 merupakan situasi yang rentan menimbulkan berbagai permasalahan yang dapat memicu berkurangnya resiliensi lansia. Kerentanan lansia terhadap berbagai masalah seperti kecemasan dan penyakit selama pandemi menyebabkan lansia membutuhkan dukungan dari orang lain. Keluarga merupakan lingkungan yang paling dekat dengan lansia selama pandemi. Keluarga menjadi salah satu sumber dukungan penting yang dimiliki lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan resiliensi lansia selama pandemi Covid-19. Desain penelitian adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian berjumlah 33 orang yang didapatkan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan Connor Davidson Resilience Scale 10 items. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan nilai correlation coefficient = 0,776 dan p-value = 0,000 (? = 0,05), artinya terdapat hubungan positif dan kuat antara dukungan keluarga dengan resiliensi lansia selama masa pandemi Covid-19. Dukungan keluarga merupakan faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan resiliensi lansia. Interaksi yang adekuat dan membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari lansia perlu dilakukan keluarga agar lansia tetap merasa diperhatikan dan resiliensi mereka terjaga selama pandemi Covid-19.
Copyrights © 2023