Kehadiran perkembangan gadget memberikan dampak positif bagi anak, di antaranya memberikan kemudahan dalam berkomunikasi, menggali informasi hingga hiburan, namun di berbagai situasi hadirnya perkembangan teknologi justru memberikan dampak negatif bagi anak, salah satunya ketergantungan atau kecanduan. Anak yang kecanduan menjadi lebih emosional, membentuk karakter pemberontak karena keinginan tidak ingin diganggu pada saat bermain gadget, menjadi pemalas, dan malas belajar. Orang tua memiliki kewajiban untuk mengontrol dan mengawasi setiap bentuk informasi yang diterima oleh anak melalui gadget. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku digital parenting tentang penggunaan gadget pada anak usia sekolah Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 97 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Data disajikan secara deskriptif untuk menggambarkan distribusi frekuensi perilaku digital parenting tentang penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar di Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan perilaku digital parenting sebagian besar kategori cukup (68,0%). Diharapkan orang tua lebih meningkatkan lagi perilaku digital parenting tentang penggunaan gadget untuk mencegah dan mengendalikan terjadinya kecanduan gadget pada anak usia sekolah.
Copyrights © 2023