Pada hakikatnya, seluruh Rasul menyampaikan ajaran yang sama, yaitu hanya ada satu Tuhan yang maha esa patut untuk disembah, dicintai dan ditakuti, tiap-tiap sesuatu yang ada di alam semesta ini adalah hamba Allah yang berada di bawah sunnatullah berdasarkan kausalitas di alam semesta ini. Inilah doktrin tauhid, dikenal dengan istilah monoteisme al-quran yang telah dijeaskan dibagian-bagian pembahasan awal. Karena itulah, perlu adanya pemahaman kajian yang serius dalam memahami doktrin yang sangat urgent di dalam al-quran, khususnya memahami karakter Rabbani. Sebab tanpa memahaminya kita tidak akan dapat memahami Islam secara sempurna. Seperti Nabi Ibrahim as, merupakan pembawa risalah, penyeru dan pemberi peringatan sesuai dengan visi misinya adalah mengakabarkan wahyu Allah secara berkesinambungan dan pantang menyerah. Ajaran yang disampaikan berasal dari Allah untuk keselamatan dan kesejahteraan manusia, sesuai dengan norma sosial yang berlandaskan akhlak yang agung di mana kebaikan sering digaungkan dan kejahatan selalu dicegah dan yang kuasa adalah Allah. Lewat pedoman kebaikan akhirnya memperoleh kemenangan. Inilah al-quran secara jelas menyatakan pembelaan-Nya kepada nabi Ibrahim yang diselamatkan dari kobaran api, ..
Copyrights © 2024