Acne vulgaris merupakan infeksi kulit yang umum terjadi, dengan tingkat kejadian berkisar sekitar 80-100%. Kondisi kulit ini dapat dikaitkan dengan proliferasi bakteri Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes. Daun sirih cina (Peperomia pellucida L.) telah menunjukkan efek penghambatan pada pertumbuhan bakteri, khususnya terhadap Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai aktivitas antibakteri ekstrak daun sirih cina terhadap bakteri ini. Aktivitas antibakteri dievaluasi menggunakan metode difusi agar dengan cakram kertas. Analisis fitokimia mengungkapkan adanya flavonoid, tanin, dan saponin dalam daun sirih cina. Uji antibakteri ekstrak menunjukkan penghambatan bakteri yang signifikan. Zona penghambatan rata-rata ekstrak daun sirih cina terhadap Propionibacterium acnes adalah 8,74 mm pada konsentrasi 5%, 10,936 mm pada konsentrasi 10%, dan 15,67 mm pada konsentrasi 15%. Demikian pula, zona penghambatan terhadap Staphylococcus aureus adalah 8,341 mm pada konsentrasi 5%, 11,065 mm pada konsentrasi 10%, dan 14,293 mm pada konsentrasi 15%.
Copyrights © 2024