Paradigma kesehatan di Indonesia lebih menitikberatkan pada pengobatan (kuratif) sehingga menyebabkan pola pikir yang berkembang di masyarakat adalah bagaimana cara mengobati apabila terkena penyakit. Oleh karena itu, diperlukan sebuah paradigma baru yang biasa dikenal dengan paradigma sehat yakni paradigma kesehatan yang mengutamakan upaya promotif dan preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif. Upaya dalam meningkatkan imunitas tubuh pada masa pandemi akibat Covid-19 menggunakan garam kaki herbal merupakan salah satu tindakan preventif. Hal ini disebabkan karena garam bukan hanya pemberi rasa pada makanan, akan tetapi garam juga dapat digunakan untuk terapi memulihkan kondisi tubuh dan bermanfaat untuk kesehatan. Namun, virus ini tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat Indonesia tetapi juga terhadap perekonomian Indonesia. Dilihat dari tingkat pendidikan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 9,09% yang masih dikategorikan cukup tinggi. Pembuatan garam herbal sangat mudah dan peralatan yang digunakan juga sederhana sehingga dapat berpeluang untuk membuka lapangan kerja dengan berwirausaha. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SMA Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Sidorame adalah memberikan pelatihan dalam mengelola produk garam kaki herbal untuk berwirausaha menciptakan lapangan kerja, memberikan pemahaman tentang Kesehatan, dan upaya-upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghadapi pandemi Covid-19. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode modifikasi Community Based Interactive Approach. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahapan yaitu pre-pelaksanaan, pelaksanaan, monitor, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA HKBP Sidorame ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta sebesar 85,15% setelah diberikannya materi dan demo langsung terhadap pembuatan foot salt herbal serta strategi pemasarannya.
Copyrights © 2023