Belakangan ini berbagai persoalan bermunculan sebagai bentuk dari perkembangan zaman. Salah satu bentuk perkembangan zaman yang memiliki dampak negatif adalah kemerosotan moral pada generasi penerus bangsa. Perilaku bertentangan dengan nilai-nilai agama begitu dekat dengan anak. Anak mulai meniru perilaku negatif seperti ujaran kebencian, kurang sopan saat berbicara. Meniru keburukan sudah menjadi kesukaan. Membentuk karakter anak pada usia dini sangat penting. Pendidik dapat memperkuat nilai-nilai agama dan moral melalui pembelajaran yang mendalam, contoh teladan yang baik, dan pendekatan komunikatif untuk menyampaikan pentingnya perilaku sesuai dengan nilai-nilai tersebut. Dukungan dari orang tua juga memegang peranan penting dalam membentuk moral anak melalui cerita rakyat. Penelitian ini membahas tentang cerita-cerita lokal Kalimantan Selatan yaitu dengan cerita kisah Datu Pemberani, legenda telaga alam banyu batuah, dan kisah Datu Diyang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai moral dalam cerita lokal untuk menanamkan nilai moral pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah library reseach dengan jenis penelitian analisis buku dengan sumber data diperoleh dari google scholar. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian kepustakaan ini adalah analisis data model Miles dan Huberman. Langkah yang dilakukan peneliti adalah dengan mengumpulkan berbagai data yang ditujukan untuk mencari fokus atau inti penelitian. Lalu setelah proses pengumpulan data selesai, data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menghubungkannya satu sama lain. Hasil dari penelitian ini adalah diperoleh adanya nilai-nilai moral semangat membela tanah air, pemberani, tawakal, gotong royong, kepemimpinan, ramah, tolong menolong, syukur, dermawan, pengorbanan, cinta alam, kesabaran, kasih sayang, percaya hal-hal gaib dalam cerita rakyat Kalimantan Selatan.
Copyrights © 2023