Pendahuluan: Low Back Pain merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada pekerja terutama pada pekerja yang menggunakan tenaga fisik, petani juga dapat mengalami masalah nyeri punggung bawah atau LBP yang dapat diakibatkan karena pekerjaan petani yang menggunakan banyak gerakan fisik, penanganan beban yang dilakukan secara berulang tanpa memperhatikan posisi tubuh yang benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Komunitas Petani Di Wilayah Kerja Puskesmas Bermani Ulu, Curup. Metode: Desain pada penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan Cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling, responden adalah 95 petani yang ada di Kecamatan Bermani Ulu. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan Analisa bivariat uji chi-square. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa Sebagian besar dari responden 64,2 % berjenis kelamin laki-laki, Sebagian besar dari responden 60 % memiliki masa kerja > 5 tahun, Sebagian besar dari responden 69,5 % melakukan posisi kerja tidak ergonomi dan Sebagian besar dari responden 67,4 % merasakan Keluhan Nyeri Punggung Bawah dengan nyeri berat. Dari hasil Analisa bivariat diketahui adanya hubungan antara Jenis Kelamin dan Keluhan Nyeri Punggung Bawah dengan nilai p value 0,000 < α = 0,05, Hubungan Masa Kerja dan Keluhan Nyeri Punggung Bawah dengan nilai p value 0,000 < α = 0,05 dan Hubungan Posisi Kerja dan Keluhan Nyeri Punggung Bawah dengan nilai p value 0,000 < α = 0,05. Kesimpulan: Diharapkan tenaga kesehatan dapat penerapan pendidikan kesehatan kepada petani sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan pada komunitas pekerja tani dan program PTM dan anggota keluarga agar dapat memperhatikan pentingnya merawat anggota keluarga yang bekerja sebagai petani yang beresiko menderita Low Back Pain atau nyeri punggung bawah.
Copyrights © 2024