Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN SELF EFFICACY MENYUSUI DALAM MEMBERIKAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI DI RUMAH SAKIT DR. SOBIRIN KAB. MUSI RAWAS TAHUN 2018 Aminah, Siti; Samidah, Ida; ., Mirawati; Aprianti, Delta
Journal of Nursing and Public Health Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.491 KB) | DOI: 10.37676/jnph.v6i2.660

Abstract

Secara statistik sekitar 3% balita tidak dapat mencapai perkembangan motorik mereka tepat waktu. Namun dari jumlah itu, hanya sekitar 15-20% anak-anak mengalami perkembangan abnormal, sedangkan sisanya masih bisa berkembang normal meski sedikit lebih lambat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh dengan perkembangan anak usia 4-6 tahun di Puskesmas Muara Kulam di Kecamatan Ulu Rawas tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 4-6 tahun di Puskesmas Muara Kulam di Kecamatan Ulu Rawas pada tahun 2018 yang berjumlah 135 anak, dengan total sampel sebanyak 58 responden diambil dengan teknik accidental sampling. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian kecil responden (24,1%), memiliki perkembangan yang tidak dapat diuji, hampir separuh dari responden (39,7%), tidak memiliki pola asuh dan analisis bivariat yang baik menunjukkan bahwa ada hubungan asuh dengan perkembangan anak usia 4-6 tahun di Puskesmas Muara Kulam di Ulu Rawas Tahun 2018 (p = 0,001. Kepada pihak Puskesmas diharapkan berperan dalam mendeteksi perkembangan anak usia dini secara optimal dan memberikan pemahaman kepada orang tua dalam perkembangan anak-anaknya.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA KOMUNITAS PETANI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERMANI ULU, CURUP OKTAVIANI, AYU; HANDAYANI, TITA SEPTI; APRIANTI, DELTA
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6319

Abstract

Pendahuluan: Low Back Pain merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada pekerja terutama pada pekerja yang menggunakan tenaga fisik, petani juga dapat mengalami masalah nyeri punggung bawah atau LBP yang dapat diakibatkan karena pekerjaan petani yang menggunakan banyak gerakan fisik, penanganan beban yang dilakukan secara berulang tanpa memperhatikan posisi tubuh yang benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Komunitas Petani Di Wilayah Kerja Puskesmas Bermani Ulu, Curup. Metode: Desain pada penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan Cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling, responden adalah 95 petani yang ada di Kecamatan Bermani Ulu. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan Analisa bivariat uji chi-square. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa Sebagian besar dari responden 64,2 % berjenis kelamin laki-laki, Sebagian besar dari responden 60 % memiliki masa kerja > 5 tahun, Sebagian besar dari responden 69,5 % melakukan posisi kerja tidak ergonomi dan Sebagian besar dari responden 67,4 % merasakan Keluhan Nyeri Punggung Bawah dengan nyeri berat. Dari hasil Analisa bivariat diketahui adanya hubungan antara Jenis Kelamin dan Keluhan Nyeri Punggung Bawah dengan nilai p value 0,000 < α = 0,05, Hubungan Masa Kerja dan Keluhan Nyeri Punggung Bawah dengan nilai p value 0,000 < α = 0,05 dan Hubungan Posisi Kerja dan Keluhan Nyeri Punggung Bawah dengan nilai p value 0,000 < α = 0,05. Kesimpulan: Diharapkan tenaga kesehatan dapat penerapan pendidikan kesehatan kepada petani sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan pada komunitas pekerja tani dan program PTM dan anggota keluarga agar dapat memperhatikan pentingnya merawat anggota keluarga yang bekerja sebagai petani yang beresiko menderita Low Back Pain atau nyeri punggung bawah.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA MODUL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU DALAM MEMBERIKAN STIMULASI MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 1-2 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JEMBATAN KECIL APRIANTI, DELTA; SUSANTI, MERI EPRIANA; SARI, LEZI YOVITA
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6355

Abstract

Pendahuluan: Stimulasi perkembangan anak bertujuan untuk membantu anak agar dapat mencapai tingkat perkembangan yang optimal sesuai dengan usia anak. Stimulasi perkembangan yang diberikan pada anak dapat dilakukan oleh orangtua, tenaga kesehatan dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Ibu sebagai pengasuh terdekat seorang anak harus mengetahui lebih banyak proses pertumbuhan dan perkembangan anak serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media modul terhadap peningkatan pengetahuan ibu dalam memberikan stimulasi perkembangan pada anak usia 1-2 tahun di wilayah kerja Puskesmas Jembatan Kecil Kota Bengkulu. Metode: Desain pada penelitian ini menggunakan quasy-experimental dengan metode Pretest-posttest Control Group Design. Pengambilan sampel dengan metode nonprobability sampling dengan teknik total sampling, sampel yang berjumlah 34 responden adalah ibu yang memiliki anak usia 1-2 tahun bulan di wilayah kerja Puskesmas Jembatan Kecil. Variabel independent dalam penelitian ini adalah pendidikan kesehatan sedangkan variabel dependentnya adalah pengetahuan ibu. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan Analisa univariat dan bivariat uji paired t test. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh terdapat setengah responden memiliki pengtehuan cukup sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan seluruh responden memiliki pengetahuan baik setelah diberikan pendidikan kesehatan. Dari hasil Analisa bivariat diketahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan dengan media modul terhadap peningkatan pengetahuan tentang stimulasi perkembangan dengan nilai p 0,003 ≤ 0,005.Kesimpulan: Diharapkan kedepannya perlu memberikan pendidikan kesehatan secara rutin kepada ibu yang mempunyai balita usia 1-2 tahun mengenai perlunya pemantauan perkembangan anak saat usia balita, perlunya merangsang perkembangan motorik kasar anak yang bisa ibu lakukan dirumah, perlunya ibu menyediakan fasilitas yang bisa menunjang pemberian stimulasi perkembangan pada anak.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS LINGKAR TIMUR KOTA BENGKULU TAHUN 2024 YOURENQE, META MELENDIA; SUSANTI, MERI EPRIANA; APRIANTI, DELTA
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan jumlah kelahiran di Indonesia pada tahun 2021 berjumlah 4,67 Juta kelahiran, pada tahun 2022 berjumlah 4,65 Juta kelahiran sedangkan pada tahun 2023 4,62 juta kelahiran, Angka tersebut turun 0,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 4,65 juta (BPS 2023). Indonesia menduduki peringkat ke-4 dengan jumah penduduk terbanyak di dunia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audio Visual Terhadap Pengetahaun Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu Tahun 2024. Metode penelitian ini adalah pendekatan Pre Eksperimental (one group pretest and posttest). Teknik sampling yang di gunakan Teknik purposive sampling dengan sampel 30 responden wanita usia subur. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Paired T Test. Hasil analisis univariat bahwa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan terdapat sebagian responden 15 orang (50%) pengetahuan kurang, sesudah dilakukan pendidikan kesehatan terdapat lebih sebagian responden 18 orang (60%) pengetahuan cukup, selisih rata-rata pengetahuan sebelum dan sesudah Pendidikan Kesehatan 3,03. Hasil analisis bivariat terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap pengetahuan pemilihan alat kontrasepsi pada wanita usia subur dengan p- value= 0.000. Peneliti menyimpulkan adanya pengaruh yang signifikan media audio visual terhadap pengetahuan pemilihan alat kontrasepsi pada wanita usia subur di Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu. Saran kepada pihak Puskesmas diharapkan bisa menambah media seperti media audio visual dalam pemberian informasi pada wanita usia subur khususnya dalam pemilihan alat konstrasepsi.
ANALISIS PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAH LEBAR APRIANTI, DELTA; RAMLIS, RAVIKA
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan pertumbuhan anak merupakan alat untuk mengetahui status gizi anak balita. Salah satu status gizi balita yang mudah diketahui masyarakat yaitu dengan adanya garis merah di Kartu menuju Sehat (KMS) Balita. Masalah pertumbuhan balita akan bertambah lebih komplek, jika tidak dilakukan penanganan dengan cepat. Peranan dari keluarga khususnya para ibu harus memilki kesadaran dan memperhatikan hal-hal yang perlu dilakukan dengan pemberian asupan gizi pada anak dan mengikuti program pemerintah pemberian vitamin dan imunisasi dengan melakukan kunjungan di posyandu, untuk melakukan pemeriksaan sesuai dengan panduan KIA. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Analisis Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Prasekolahh di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar. Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitan deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 338 responden. Besar sampel penelitian ini sebanyak 138 responden. Cara pengambilan sampel penelitian ini menggunakan probability sampling dengan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukan mayoritas perkembangan anak yaitu kategori sesuai 148 responden (80,9%), meragukan 32 responden (17,5%), dan penyimpangan 3 responden (1,6%). Kemudian hasil penelitian pertumbuhan mayoritas anak kategori normal yaitu 176 responden (96,2%), kurus 3 responden (1,6), dan gemuk 4 responden (2,2%). Penelitian ini menunjukan sebagian besar responden memiliki perkembangan yang sesuai dan pertumbuhan yang normal. Gambaran tumbuh kembang anak usia prasekolah mayoritas dalam kategori sesuai dan normal. Kepada orang tua diharapkan dapat memperhatikan tumbuh kembang anak untuk mencegah keterlambatan tumbuh kembang anak.
Inovasi Keperawatan Tehnik Refleksi Pada Kasus Gastritis Dengan Pendekatan Teori Keperawatan Virginia Henderson Di Puskesmas Bermani Ulu Wilianti, Astika; Handayani, Tita Septi; Aprianti, Delta
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 4 No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v4i1.7206

Abstract

Gastritis or commonly known as ulcers is a disease that often occurs in society, but this disease is often underestimated and underestimated by sufferers. Gastritis can cause a variety of symptoms, but the main symptom that ulcer patients often complain about is pain or discomfort that is blocked in the upper stomach. Foot Reflexology Technique Therapy or often called reflexology is massage therapy by applying pressure to nerve points on the feet or hands to provide bioelectric stimulation to certain body organs which can provide a feeling of relaxation and freshness because the blood flow in the body becomes smooth. The general aim of this case study is to apply Virginia Henderson's theory of treating ulcer patients by performing and teaching Reflexology Techniques to reduce pain intensity. This research was also conducted to find out whether Virginia Henderson's theory can be applied to ulcer patients by providing Reflexology Technique therapy.This case study method is a qualitative method with a case study research research strategy. The type of case study when carrying out caregiving is a research case study by applying Reflection Techniques through Virginia Henderson's surgical theory model to patients suffering from ulcer disease.Results of Bandage Care for Gastritis patients by applying Foot Massage Reflexology Technique Therapy using Virginia Henderson's Freezing theory is carried out using the Freezing process starting from assessing 14 providing basic human needs, Observing and Determining Problems, Freezing Actions, Freezing Implementation and Freezing Evaluation. The scheduled intervention is directed at helping to reduce pain intensity with Reflexology Technique therapy through the Virginia Henderson approach.Virginia Henderson's theory of the murder model can be applied and applied well in murders focused on ulcer cases. The suggestion for health workers is that reflexology technique therapy for patients suffering from rheumatism reduces the intensity of pain so that it can reduce activity disruption due to uncontrolled pain.
The The Relationship between Knowledge and Attitudes of Students in the Implementation of Drug Abuse Prevention in SMA Negeri 1 Bengkulu City: Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Anak Didik Dalam Implementasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Di SMA Negeri 1 Kota Bengkulu Pebriani, Emi; Marlianto, Nuche; Azissah , Danur; Aprianti, Delta
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 10 No. 1 (2025): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v10i1.651

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di negara Indonesia semakin mengkhawatirkan generasi muda, dibuktikan dengan meningkatnya jumlah penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja. Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan bahwa pada tahun 2024 angka pengguna narkoba di Indonesia capai 296 juta jiwa, naik sebesar 12 juta jiwa dari tahun sebelumnya. Usia remaja fase yang rentan untuk terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang remaja anggap sesuatu yang baru dan menantang. Remaja beresiko tergoda ketika dalam keadaan frustasi atau depresi sehingga mudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Narkoba mengakibatkan gangguan mental, ketergantungan, gangguan kesehatan hingga dapat mengancam masa depan dan merusak integritas generasi penerus bangsa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap anak didik dalam implementasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di SMAN 1 Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunaka desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Kota Bengkulu yang berjumlah 561 siswa, sampel diambel dengan menggunakan metode cluster random sampling dimana sampel berjumlah 43 siswa. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner dan diisi langsung oleh siswa. Analisis data dilakukuan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan Pengetahuan peserta didik tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba baik (88,2%). Sikap siswa tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba positif (51,8%). Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba pada siswa baik (54,9%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan siswa dengan implementasi pencegahan penyalahgunaan napza (p=0,233). Dan terdapat hubungan signifikan antara sikap siswa dengan tindakan pencegahan penyalahgunaan napza (p=0,006). Sehubungan dengan penelitian tersebut, penulis mengharapkan kepada Pihak Sekolah agar memberikan edukasi terkait bahaya narkoba.
Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) : Pentingnya Memahami Tentang Penyakit ISPA, Hipertensi Dan Diet Hipertensi Ademin, Ravian; Sari, Yulita Mutiara; Asriki, Jespopon; Novsawindi, Efrizal; Atini, Masreka; Ariska, Inten; Aprianti, Delta; Suyanto, Jipri; Rohani, Tuti; Azissah, danur
Jurnal Dehasen Mengabdi Vol 4 No 1 (2025): Maret-Agustus
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdm.v4i1.8076

Abstract

Thematic Real Work Lecture Program (KKNT) activities. Real Work Lectures (KKN) is a community service program carried out by students as part of the lecture curriculum. This research aims to analyze the experience and impact of KKN on the community and student participants. The research method uses a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation and document analysis. The research results show that KKN has a positive impact on society, such as increasing awareness of health, education and the economy. Meanwhile, students participating in KKN experienced increased communication, leadership and empathy skills. The KKN program also contributes to the development of a more independent and sustainable community. Pagar Gading Village has an area of ​​120 Ha located in Pino Raya District, South Bengkulu Regency, with 339 heads of families and a population of 1,546 people. The high incidence of Upper Respiratory Tract Infections (ARI) & Hypertension and the lack of public knowledge about these diseases encourage Dehasen University students to provide health education to the community to provide a better understanding. Data collection uses primary data obtained from the results of questionnaires distributed to the community and secondary data obtained from the Pagar Gading Community Health Center. The method for evaluating the implementation of the Real Work Lecture (KKN) activity program is reviewed from the sustainability of the program's effectiveness, the sustainability of the program on the targets of each work program.
Prevalensi dan Faktor Risiko Penyakit Maag pada Masyarakat di Kelurahan Jayaloka Empat Lawang Susanty, Leni; Syarah, Nilai; Yuliana, Jerri; Asmarini, Yetty; Aprianti, Delta; Rohani, Tuti; Azissah, Danur
Jurnal Gotong Royong Vol 2 No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/gotong royong.v2i1.7915

Abstract

Peptic ulcer disease (gastritis) is one of the gastrointestinal diseases commonly found in Indonesia, including in the Jayaloka Village area, Empat Lawang. Factors such as diet, smoking habits, alcohol consumption, and stress levels can influence the prevalence of this disease. This study aims to determine the prevalence and risk factors of peptic ulcer disease in Jayaloka Village with 50 respondents.Methods: This study used a cross-sectional design with 50 randomly selected respondents from Jayaloka Village. Data were collected through a questionnaire covering information on diet, smoking habits, alcohol consumption, stress levels, and symptoms of peptic ulcer disease. Data were analyzed descriptively and inferentially using the chi-square test to identify significant relationships between risk factors and the prevalence of peptic ulcer disease.Results: The results showed that the prevalence of peptic ulcer disease in Jayaloka Village was quite high, with significant risk factors found between unhealthy diet, smoking habits, alcohol consumption, and stress levels. Most respondents who suffered from peptic ulcer disease reported having irregular eating habits and high stress levels.Conclusion: Peptic ulcer disease has a significant prevalence in Jayaloka Village, with unhealthy diet, smoking habits, alcohol consumption, and stress levels as the main risk factors. This study provides a foundation for designing more effective public health programs in the prevention and management of peptic ulcer disease in the area.
Analysis Of Risk Factors Affecting Hypertension Disease In The Jayaloka Village Area, Empat Lawang Regency Agustina, Elvira Eka; Andriani , Melda; Wulandari, Suci; Kartini, Aprilia; Sari , Winda Puspa; Aprianti, Delta; Rohani, Tuti; az, Danur
Jurnal Pengabdian Mandiri Vol. 2 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/mandiri.v2i1.657

Abstract

Hypertension, or high blood pressure, is one of the leading causes of death and disability worldwide. This disease has become a growing global health problem, especially in developing countries, including Indonesia. Hypertension often shows no symptoms in its early stages, earning it the nickname "silent killer." This study aims to identify the main risk factors contributing to hypertension in urban communities and evaluate strategies for its management.This research employed a quantitative approach with a cross-sectional study design, involving respondents aged 30-65 years residing in the Jayaloka subdistrict. Data were collected through structured interviews and blood pressure measurements using a digital sphygmomanometer. Statistical analysis was conducted to determine the relationship between risk factors such as smoking habits, excessive salt consumption, lack of physical activity, obesity, and family history of hypertension.The results showed that 40% of respondents experienced hypertension, with a higher prevalence in the age group above 50 years. The main risk factors significantly associated with hypertension were obesity (p < 0.05), high salt consumption (p < 0.05), and a family history of hypertension (p < 0.01). Management strategies involving lifestyle modifications such as a low-salt diet, increased physical activity, and health education proved effective in reducing blood pressure among individuals with mild to moderate hypertension. This study concludes that hypertension can be prevented and managed through a combination of promotive and preventive efforts. Therefore, community health interventions focusing on controlling major risk factors are essential to reduce the burden of hypertension in the Jayaloka subdistrict