Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh persepsi risiko konsumen, kualitas produk, dan standar layanan terhadap minat beli produk kuliner Jepang di Surabaya. Penelitian ini melibatkan semua orang Jepang yang tinggal di Surabaya dan pernah membeli makanan Jepang. Purposive sampling dipilih sebagai teknik pengambilan sampel. Penelitian ini mengumpulkan 156 orang, 130 di antaranya valid dan dapat digunakan untuk proses analisis data. Proses penjaringan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner elektrik (google form) yang berisikan pernyataan dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Instrumen ini dipilih karena kemudahannya untuk dapat disebarkan dan menjaring data yang dibutuhkan. Sebanyak 13 indikator digunakan pada kuesioner dan diukur menggunakan skala likert. Jawaban responden yang masuk dianalisis dengan menggunakan program Windows SPSS 20. Hasil olah data menunjukkan bahwa persepsi risiko dan kualitas produk pelanggan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat Jepang di Surabaya untuk membeli makanan Jepang, sedangkan standar layanan berpengaruh signifikan terhadap minat beli makanan Jepang.
Copyrights © 2024