Perkembangan motorik halus pada anak usia dini merupakan aspek penting yang mempengaruhi kemampuan mereka dalam berbagai aktivitas sehari-hari, seperti menulis, menggambar, dan menggunakan alat kecil. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas permainan origami dalam meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak usia dini di TK Al-Hakim Al-Huriyah, Desa Rondaman Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu dan desain one-group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 15 anak sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam skor rata-rata motorik halus dari pretest (10,73) ke posttest (17,07) setelah intervensi origami. Uji-t paired menghasilkan nilai signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa permainan origami secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Selain itu, nilai Cohen's d sebesar 0,900 menunjukkan ukuran efek yang besar. Temuan ini menggarisbawahi potensi origami sebagai metode yang efektif untuk merangsang perkembangan motorik halus anak usia dini dan dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2024