Penelitian ini membahas tentang sedimentasi batubara dan karakteristik mikroskopis sulfur lapisan batubara yang tersingkap di daerah Sale, Rembang, Jawa Tengah. Geologi regional daerah Rembang berada di Antiklinorium Rembang-Madura termasuk dalam cekungan belakang busur (back arc basin). Target formasi dalam penelitian ini adalah Formasi Ngrayong. Metoda penelitian yang dilakukan adalah adalah pengambilan sampel singkapan batubara dan serpih karbonan, kemudian dianalisa mikroskopis maseral dan mineral berdasarkan sayatan blok polished briquette. Singkapan batuan yang ditemukan di daerah telitian terdiri dari batubara, channel batupasir dan serpih karbonan. Hasil analisa pollen ditemukanfosil indeks Florschuetzia Trilobata dan Palmaepollenites Kutchensis umur relatif batubara Formasi Ngrayong Miosen Tengah diendapkan di lingkungan Upper Delta Plain dicirikan oleh hadirnya taksa freshwater pollen seperti Cephalomappa, Stemonurus, Calophyllum type, Verrucatosporites Usmensis, Macaranga dan Casuarina spp. Berdasarkan perubahan kolom air maka sistem sedimentasi batubara dan Serpih karbonan formasi Ngrayong mengalami perubahan dari high water dengan ciri kandungan vitrinite tinggi menuju low water dicirikan dengan kandungan vitrinite lebih sedikit. Perubahan pasang surut air laut di daerah transisi menyebabkan ion sulfat air masuk ke dalam rawa membentuk framboidal piritik sulfur. Peringkat batubara Formasi Ngrayong sub-bituminus (Rv 0,38-0,53)
Copyrights © 2023