Maloklusi merupakan hubungan antara lengkung rahang atas dan bawah serta susunan gigi yang tidak normal. Gigi berjejal merupakan gambaran maloklusi yang prevalensinya terbanyak. Area gigi berjejal memudahkan terjadinya retensi plak yang dapat memicu terjadinya masalah periodontal seperti gingivitis dan karies gigi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada siswa sekolah tentang maloklusi dan perawatan ortodonti serta mendapatkan gambaran kasus maloklusi yang dihubungkan dengan kebersihan gigi siswa SDN Jatimulyo 2 Kota Malang. Penyuluhan dilakukan pada siswa kelas 5 dan 6 dilanjutkan pemeriksaan kasus maloklusi menggunakan Indeks ICON (Index of Complexity, Outcome, and Need), tingkat kebersihan mulut menggunakan OHI-S (Oral Hygiene Index Simplified), dan diakhiri dengan sikat gigi bersama Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah dilaksanakannya kegiatan ini. Hasil pemeriksaan rongga mulut menunjukkan sebagian besar siswa mengalami kasus maloklusi dengan kategori sedang sebanyak 52,4% dan status kebersihan giginya rata-rata juga berada pada kategori sedang. Diperlukan edukasi yang berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran siswa terhadap kesehatan gigi terutama maloklusi.
Copyrights © 2024