Penelitian ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun ketahanan mental siswa sekolah dasar di tengah krisis moral. Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi yang cepat, krisis moral semakin meresahkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk anak-anak di sekolah dasar. Guru PAI memainkan peran penting dalam membantu siswa menghadapi tantangan ini dengan mengintegrasikan nilai-nilai moral dan spiritual dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi terhadap guru PAI di beberapa sekolah dasar di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berkontribusi secara signifikan dalam mengembangkan ketahanan mental siswa melalui pengajaran nilai-nilai agama, penerapan etika, dan bimbingan konseling. Melalui berbagai kegiatan seperti ceramah, diskusi kelompok, dan pendekatan personal, guru PAI membantu siswa untuk mengembangkan karakter yang kuat dan menghadapi krisis moral dengan sikap yang positif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan strategi pendidikan agama yang lebih efektif dalam konteks kekinian.
Copyrights © 2024