Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model problem based learning berbantuan alat peraga dan model problem based learning tanpa bantuan alat peraga pada materi kubus. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain posttest only-control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas 8B dan siswa kelas 8C SMP Negeri 3 Tondano. Hasil menunjukkan bahwa diperoleh dan untuk dan . Sehingga dengan demikian berdasarkan kriteria pengujian, jika maka tolak , artinya rata-rata hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model PBL berbantuan alat peraga roda berputar lebih dari rata-rata hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model PBL tanpa bantuan alat peraga. Implikasi dari hasil penelitian ini bahwa penggunaan model problem based learning (PBL) berbantuan alat peraga roda berputar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi kubus dibandingkan dengan penggunaan model PBL tanpa bantuan alat peraga. Temuan ini mengindikasikan bahwa alat peraga roda berputar dapat membantu siswa dalam memahami konsep-konsep yang terkait dengan kubus secara lebih baik, sehingga meningkatkan pencapaian mereka dalam pembelajaran tersebut. Hal ini relevan sebagai pertimbangan dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif di sekolah.
Copyrights © 2024