Tujuan artikel ini untuk membuat sosialiasi gerakan anti aborsi di Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Ranting Negeri Lama dan Ranting FIRAT di Jemaat Gereja Protestan Maluku Negeri Lama. Sosialisasi berbasis kajian teologis dan teologi - pastoral. Secara faktual, salah satu masalah sosial yang muncul dalam komunitas persekutuan Angakatan Muda Ranting Negeri Lama dan Ranting FIRAT adalah isu aborsi dalam pacaran. Masalah ini muncul dan terindikasi dengan adanya kasus kekerasan dalam pacaran yang terjadi tahun 2008. Kasus ini bisanya tidak muncul dipermukaan tetapi cenderung tersembunyi karena dipengaruhi budaya malu. Ada perempuan yang melakukan aborsi tetapi mendiamkan karena merasa malu. Tindakan ini bisa meningkat karena terbatasnya pengetahuan komunitas Angkatan Muda GPM Ranting Negeri Lama dan Ranting FIRAT tentang aborsi, bentuk, penyebab, dampak dan cara penanganannya. Terkait permasalahan ini diajukan solusi penyelesaian dalam bentuk, yaitu: pertama, sosialisasi secara mutli disipliner tentang isu kekerasan dalam pacaran khusus di bidang teologi dan pastoral. Kedua, mentransformasi pemahaman dan melakukan pendampingan pelayanan serta langkah preventif kekerasan dalam pacarana dan aborsi. Kegiatan diharapkan memutuskan mata rantai aborsi di kalangan anak muda dalam pacaran.
Copyrights © 2024