Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Batang tahun 2022 tinggi. Berbagai upaya dilakukan dalam mencegah kematian ibu hamil melalui ANC namun target belum tercapai dan aspek kualitas dalam pemberian pelayanan belum optimal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek input meliputi Sumber Daya Manusia (SDM), Standar Operasional Prosedur (SOP), anggaran, alat dan bahan dalam program tripel eliminasi.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan variabel input yaitu SDM, SOP, anggaran, alat dan bahan dalam program tripel eliminasi. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada 8 informan utama dan 6 informan triangulasi. Informan utama dan triangulasi dipilih berdasarkan keterlibatan dalam program tripel eliminasi di 4 Puskesmas terpilih. Instrumen penelitian menggunakan panduan wawancara.Hasil: SDM program tripel eliminasi memiliki perbedaan komposisi dan jumlah di Puskesmas khususnya analis. Terdapat Puskesmas yang menjalankan ANC dengan SDM hanya Bidan saja. Beberapa Puskesmas hanya memiliki 1 analis dengan beban waktu kerja setiap hari. Ditemukan adanya perbedaan alur SOP dan SOP tidak terpasang di layanan. Beberapa Puskesmas tidak melakukan proses pemberian informed consent untuk tindakan pengambilan spesimen darah ke laborat. Anggaran, alat dan bahan dalam program sudah sesuai dengan perencanaan kebutuhan program.Kesimpulan: Pelaksanaan program tripel eliminasi di Batang memiliki input SDM dan SOP belum optimal sedangkan anggaran dan alat dan bahan sudah cukup baik.
Copyrights © 2024