Penelitian ini mengeksplorasi implementasi azas transparansi dalam pengadaan barang dan jasa pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Nias, dengan tujuan utama untuk menjelaskan bagaimana azas transparansi diterapkan dan kendala apa yang dihadapi. Metode penelitian kualitatif digunakan, dengan data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan kunci, menggunakan NVivo untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bagian Pengadaan Barang dan Jasa telah mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk meningkatkan transparansi, termasuk penggunaan teknologi informasi dan publikasi online dokumen pengadaan. Namun, tantangan seperti budaya organisasi yang resisten terhadap transparansi, keterbatasan sumber daya, dan variasi dalam pemahaman transparansi masih menjadi hambatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meskipun ada kemajuan signifikan dalam transparansi pengadaan barang dan jasa, masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk mengatasi hambatan yang ada guna meningkatkan efektivitas implementasi azas transparansi.
Copyrights © 2024